Meskipun penelitian ini berfokus pada tikus dan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut pada manusia, hasilnya memberikan harapan positif. Dr. Malgorzata Skaznik-Wikiel, seorang dokter kandungan-ginekolog yang memimpin penelitian ini, merasa optimis dengan temuan tersebut.
Baca Juga: 7 Manfaat Buah Matoa: Kaya Akan Nutrisi dan Kesehatan
Omega-3 diketahui dapat memengaruhi kualitas sel telur, tetapi mekanisme persisnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Penelitian lain pada tikus juga menunjukkan bahwa asam lemak ini dapat meredakan peradangan yang dapat memengaruhi fungsi ovarium, yang merupakan faktor penting dalam kesuburan.
Selain membantu kesuburan, asam lemak omega-3 juga memiliki manfaat lain, termasuk dalam perkembangan otak dan mata bayi. Oleh karena itu, mengonsumsi nutrisi penting ini dapat mendukung perjalanan menuju kehamilan yang sehat.