Bila ada peristiwa/orang yang menjengkelkan hati perlu cepat disadari bahwa hal tersebut bukan dalam kendali kita. Cukup bersabar, hindari, ganti strategi atau belajar dari peristiwa/orang tersebut agar tidak terulang kembali. Insya Allah hati kita dapat terjaga tetap sehat, kualitas ibadah puasa terjaga, sehingga kita dapat menjalani puasa dengan hati lapang dan gembira.
3. Menjaga Lisan
Lidah memang tidak bertulang tapi lidah dapat setajam pedang, karena lidah (lisan) seseorang dapat terjerumus dalam kebaikan atau keburukan. Dibulan Ramadhan tidak hanya menahan lidah dari makanan dan minuman, tetapi juga menahan lisan agar tidak menimbulkan keburukan.
Jagalah lisan kita dari berbicara kotor, menyakiti hati orang lain atau terlibat dalam obrolan yang tidak bermanfaat. Karena sejatinya menjaga lisan adalah fondasi penting agar kualitas ibadah puasa tidak sia-sia. Perbanyaklah lisan kita dalam berdzikir, tilawah Al-Qur'an, berbicara hal yang baik dan bicara seperlunya saja.
Tentunya menjaga ketiga hal tersebut tidak hanya kita lakukan pada bulan Ramadhan saja. Menjaga pandangan, hati dan lisan adalah hal terus-menerus yang harus kita jaga sepanjang hidup, agar dapat menjadi manusia yang menjalankan fungsi dan perannya sebagai khalifah dimuka bumi.
Artikel Terkait
Tips Mencegah Penyakit Maag Saat Sedang Puasa
Pola Makan Sehat Saat Berbuka Puasa di bulan ramadhan
Keutamaan Puasa Arafah, Sebagai Amalan Penghapus Dosa
Niat Puasa Ramadhan, Fondasi Utama Ibadah Puasa Umat Muslim
Niat Puasa Nisfu Syaban, Amalan Sunnah Sambut Bulan Suci Ramadhan