Yokalbar - Guru besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia RS Cipto Mangunkusumo Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam memperingatkan masyarakat tentang potensi penyakit kronis yang bisa kambuh di minggu pertama Lebaran.
Penyakit-penyakit ini sering kali muncul kembali karena tidak terkontrol dengan baik selama bulan puasa.
Menurut Prof. Ari Fahrial Syam, beberapa penyakit kronis yang rentan kambuh di minggu pertama Lebaran meliputi:
Baca Juga: Tips Ketika Magh Kambuh
1. Tekanan Darah Tidak Terkontrol: Perubahan pola makan dan aktivitas selama bulan puasa dapat memengaruhi tekanan darah seseorang. Jika tidak terkontrol dengan baik, tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
2. Kolesterol Meningkat: Konsumsi makanan berlemak dan kurangnya aktivitas fisik selama bulan puasa dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh. Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko untuk penyakit jantung.
3. Asam Urat: Konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi selama bulan puasa dapat meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan serangan nyeri pada sendi.
4. Kencing Manis: Penurunan sensitivitas tubuh terhadap insulin selama bulan puasa dapat menyebabkan peningkatan gula darah. Hal ini bisa berujung pada diabetes atau kencing manis.
5. Sakit Maag: Pola makan yang tidak teratur dan konsumsi makanan yang pedas atau berlemak selama bulan puasa dapat memicu kambuhnya sakit maag pada minggu pertama Lebaran.
Pencegahan Penyakit Kronis Pasca Lebaran
Untuk mencegah kambuhnya penyakit kronis pasca Lebaran, Prof. Ari Fahrial Syam memberikan beberapa saran praktis, antara lain:
1. Pemilihan Makanan yang Sehat: Saat menikmati hidangan Lebaran, penting untuk memilih makanan yang sehat dan seimbang. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu asin, berlemak, atau pedas. Lebih baik memilih makanan rendah garam dan lemak serta tinggi serat, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.
2. Pola Makan Teratur: Setelah bulan puasa, penting untuk tetap menjaga pola makan yang teratur. Makanlah dalam porsi yang moderat dan hindari makan berlebihan. Konsumsi makanan pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu menjaga kadar gula darah dan kolesterol dalam batas normal.
Baca Juga: Manfaat Kurma Muda untuk Program Kehamilan Suami Istri, Belum Punya Keturunan Silahkan Coba
3. Aktivitas Fisik: Selain menjaga pola makan yang sehat, penting juga untuk tetap aktif secara fisik. Melakukan olahraga secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan jantung, mengontrol kadar kolesterol, dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.