Yokalbar - Pemerintah Jepang telah melaporkan bahwa jumlah bayi yang lahir pada tahun 2022 akan turun ke level terendah selama tujuh tahun berturut-turut. Sekarang, untuk pertama kalinya sejak pencatatan dimulai pada tahun 1899, angka kelahiran turun di bawah 800.000.
Angka awal yang dirilis Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah kelahiran turun 5,1 persen menjadi 799.728. Penurunan tersebut jauh di depan perkiraan pemerintah tahun 2017, ketika dikatakan kelahiran akan turun di bawah 800.000 pada tahun 2033.
Penurunan angka kelahiran ini disebut karena perubahan gaya hidup yang disebabkan oleh durasi pandemi COVID-19 yang berkepanjangan, ditambah dengan meningkatnya kecenderungan masyarakat untuk menunda atau tidak menikah sama sekali.
Baca Juga: Saraf Pendengaran Terganggu, Gunakan Headset Berlebihan Bisa Memicu Gangguan Pendengaran
Orang terkait dari Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan juga mengatakan ada faktor rumit di balik penurunan angka kelahiran. Ini termasuk ketidakstabilan keuangan dan kurangnya pertemuan sosial di kalangan anak muda.
“Penurunan angka kelahiran pada tahun 2022 kemungkinan akan dipengaruhi oleh penurunan jumlah perkawinan pada tahun 2020 karena datangnya wabah, mengingat pada kebanyakan kasus, anak pertama lahir dua tahun setelah menikah,” ujarnya. kata sumber senior. Takumi Fujinami, peneliti di Japan Research Institute, dikutip dari Japan Today, Rabu (2/3/2023).
"Wanita khususnya kurang ingin punya anak," kata Fujinami. “Selain lingkungan ekonomi dan ketenagakerjaan, ketimpangan gender juga harus diperbaiki yang membebani perempuan di bidang-bidang seperti pengasuhan anak,” lanjutnya.
Pemerintah Perdana Menteri Fumio Kishida telah mengambil langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk memerangi penurunan angka kelahiran di Jepang. Kementerian dan lembaga pemerintah menguraikan bagaimana menghadapi resesi pada akhir Maret.
Selain itu, data menunjukkan bahwa jumlah kematian di Jepang akan mencapai rekor tertinggi pada tahun 2022, mencapai 1.582.033, meningkat 129.744.