PSG Juara Liga Champions Lagi, Bukti Tetap Berjaya Setelah Kepergian Kylian Mbappe

photo author
- Minggu, 31 Mei 2026 | 20:47 WIB
Kutukan Berlanjut! Dua Pemain Arsenal Gagal Penalti, PSG Resmi Juara Back-to-Back Liga Champions (x.com/ChampionsLeague)
Kutukan Berlanjut! Dua Pemain Arsenal Gagal Penalti, PSG Resmi Juara Back-to-Back Liga Champions (x.com/ChampionsLeague)

YOKALBAR – Paris Saint-Germain (PSG) kembali menorehkan sejarah gemilang di sepak bola Eropa. Klub raksasa Prancis tersebut sukses mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui drama adu penalti pada final musim 2025/2026.

Kemenangan ini semakin menegaskan bahwa PSG justru mencapai masa keemasannya setelah ditinggal bintang asal Prancis, Kylian Mbappe, yang hengkang pada tahun 2024. Sempat diragukan akan kehilangan kekuatan dan daya saing, PSG mampu membuktikan bahwa mereka tetap menjadi salah satu klub terbaik di Eropa.

Di bawah arahan pelatih Luis Enrique, PSG berhasil membangun tim yang lebih seimbang dan kolektif. Strategi tersebut terbukti efektif dengan keberhasilan mereka meraih dua gelar Liga Champions secara beruntun, yakni pada musim 2024/2025 dan 2025/2026.

Pada partai final yang berlangsung sengit, PSG harus bekerja keras untuk mengatasi perlawanan Arsenal. Tim asal London tersebut sempat unggul lebih dahulu dan membuat PSG berada dalam tekanan. Namun, juara Prancis itu menunjukkan mental juara dengan mampu menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan berlanjut hingga adu penalti.

Dalam babak penentuan, PSG keluar sebagai pemenang dengan skor 4-3. Nuno Mendes menjadi satu-satunya eksekutor PSG yang gagal menjalankan tugasnya. Sementara di kubu Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes tidak mampu menaklukkan kiper PSG sehingga menjadi faktor penentu kekalahan The Gunners.

Perjalanan PSG menuju gelar juara musim ini sebenarnya tidak sepenuhnya mulus. Pada fase liga, mereka gagal menembus delapan besar klasemen sehingga harus melalui jalur playoff untuk mendapatkan tiket ke babak 16 besar.

Namun performa PSG meningkat drastis saat memasuki fase gugur. Mereka lebih dulu menyingkirkan AS Monaco dengan agregat tipis 5-4. Setelah itu, PSG tampil semakin dominan dengan mengalahkan Chelsea melalui agregat telak 8-2.

Langkah PSG berlanjut dengan menyingkirkan Liverpool lewat agregat meyakinkan 4-0. Pada babak berikutnya, mereka berhasil melewati hadangan Bayern Munchen dalam duel ketat yang berakhir dengan agregat 6-5.

Keberhasilan mengatasi sejumlah klub elite Eropa tersebut menjadi bukti kualitas skuad PSG musim ini. Puncaknya, mereka mampu menaklukkan Arsenal di final dan mengangkat trofi Liga Champions kedua dalam sejarah klub.

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat status PSG sebagai kekuatan baru sepak bola Eropa. Setelah bertahun-tahun mengejar mimpi menjadi raja Eropa sejak proyek besar yang dipimpin Presiden Klub Nasser Al-Khelaifi dimulai, PSG kini berhasil membangun dinasti baru dengan dua gelar Liga Champions beruntun.

Keberhasilan ini juga menjadi jawaban atas berbagai keraguan yang muncul setelah kepergian Kylian Mbappe. Alih-alih meredup, PSG justru tampil semakin solid dan membuktikan bahwa kekuatan tim lebih penting dibanding ketergantungan pada satu pemain.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X