Shin Tae-yong mungkin telah melihat bahwa pemain lain lebih siap secara mental untuk menghadapi tekanan tersebut.
Tak dapat dipungkiri bahwa keputusan Shin Tae yong untuk tidak memasukkan Nathan dalam adu penalti adalah keputusan taktis yang didasarkan pada pertimbangan yang matang.
Dalam situasi seperti ini, pelatih harus memilih opsi terbaik yang dapat meningkatkan peluang tim untuk mencapai hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, keputusan tersebut harus dipandang sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk mencapai kemenangan.
Dalam pertandingan sepak bola yang intens seperti perempat final Piala Asia U-23, setiap keputusan memiliki dampak yang signifikan bagi hasil akhir.
Keputusan Shin Tae-yong untuk tidak memasukkan Nathan Tjoe-A-On dalam adu penalti merupakan hasil dari pertimbangan strategis yang teliti dan memperhitungkan banyak faktor.
Meskipun kontroversial, keputusan tersebut menunjukkan komitmen pelatih untuk memaksimalkan peluang kemenangan timnas U-23 Indonesia.