Blok-blok rapat yang diperagakan pemain BJB benar-benar menjadi tembok sulit ditembus.
Beberapa serangan JPE berhasil diredam, membuat tuan rumah kembali menjauh dan unggul 12-9.
Intensitas pertandingan pun semakin meningkat, dengan kedua tim saling berusaha mengambil alih kendali permainan.
Satu block out dari JPE sempat memperkecil jarak menjadi 14-11, namun BJB Tandamata mampu menjaga konsistensi permainan.
Mereka kembali mengunci keunggulan saat memasuki timeout kedua set keempat dengan skor 16-12.
Memasuki fase akhir set keempat, BJB Tandamata masih memegang keunggulan empat poin di angka 18-14.
Dukungan penuh publik tuan rumah semakin menambah kepercayaan diri tim Bandung tersebut.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan hingga mereka berhasil memperlebar jarak menjadi 22-18 atas Jakarta Pertamina Enduro.
Pada momen krusial, satu attack error dari Wilma Salas menjadi penentu.
Kesalahan tersebut membuat BJB Tandamata akhirnya mengunci kemenangan di set keempat dengan skor 25-18.
Hasil ini membuat kedudukan set kembali imbang 2-2, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan dalam laga lanjutan Proliga 2026 Seri Bandung.