olahraga

Pembukaan Soekarno Cup 2026 Tampilkan Tari Kolosal Bantengan Jawa Timur

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:41 WIB
Para peserta turnamen soekarno cup ikuti pebukaan (Foto : Pujangga Langit)

YOKALBAR – Turnamen sepak bola Soekarno Cup 2026 "Warisi Apinya" yang diselenggarakan oleh PDI Perjuangan (PDIP) resmi dibuka di Gelora 10 November, Kota Surabaya, Senin (10/8/2026).

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan menampilkan Tari Kolosal Bantengan Jawa Timur sebagai salah satu pertunjukan utama dalam opening ceremony.

Pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam pembukaan turnamen, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan dan melestarikan kekayaan seni serta budaya Jawa Timur di tengah penyelenggaraan ajang olahraga.

Perpaduan Beragam Kesenian Jawa Timur

Tari Kolosal Bantengan Jawa Timur yang ditampilkan dalam pembukaan Soekarno Cup 2026 merupakan perpaduan berbagai kesenian tradisional dari sejumlah wilayah di Jawa Timur.

Pertunjukan tersebut menggabungkan unsur kesenian dari kawasan Tapal Kuda, Mataraman, hingga Madura.

Perpaduan berbagai karakter budaya itu membuat penampilan Tari Kolosal Bantengan menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam rangkaian pembukaan turnamen.

Kesenian tradisional tersebut ditampilkan dalam format kolosal sehingga memberikan nuansa semarak sekaligus menggambarkan keberagaman budaya Jawa Timur.

Persembahan Omah Budaya Prajanara

Penampilan Tari Kolosal Bantengan Jawa Timur merupakan persembahan dari Omah Budaya Prajanara, yang dibina oleh Puti Guntur Soekarnoputri.

Kehadiran pertunjukan budaya dalam pembukaan Soekarno Cup 2026 menunjukkan bahwa olahraga dan kebudayaan dapat berjalan beriringan.

Turnamen sepak bola tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi para pemain, tetapi juga menjadi momentum untuk menghadirkan serta mengenalkan kesenian tradisional kepada masyarakat.

Soekarno Cup 2026 mengusung tema "Warisi Apinya", yang menjadi bagian dari semangat penyelenggaraan turnamen.

Melalui perpaduan olahraga dan kebudayaan, pembukaan ajang tersebut diharapkan mampu memberikan pesan mengenai pentingnya menjaga semangat, persatuan, serta warisan budaya bangsa.

Halaman:

Tags

Terkini