olahraga

Daftar Kepala Daerah yang Menolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 yang Gagal Digelar di Indonesia

Kamis, 30 Maret 2023 | 20:33 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikecam netizen usai Piala Dunia U20 batal diselenggarakan di Indonesia (Twitter @Faktasepakbola)

YOKALBAR -- Indonesia telah resmi di batalkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 oleh FIFA. Sebelum pembatalan ini sempat terjadi hiruk pikuk penolakan oleh sejumlah kepala daerah terkait keikutsertaan timnas Israel pada perhelatan kali ini.

Padahal israel lolos melalui jalur kualifikasi, sehingga tidak mungkin tuan rumah seperti Indonesia untuk mempengaruhi FIFA agar menggagalkan keikutsertaan tim yang satu ini.

Adapun masing-masing kepala daerah yang menolak timnas Israel ini antara lain :

  1. Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi salah satu penolak timnas Israel, dengan lagaknya pria dengan rambut putih ini menyampaikan perlu ada upaya agar Piala Dunia U-20 bisa berjalan sukses tanpa hadirnya timnas Israel, caranya dengan melobi FIFA

"Dalam konteks (Piala Dunia) U-20 kami mendorong upaya-upaya yang mesti dilakukan oleh pemerintah. Dalam hal ini menerobos agar U-20 tetap sukses tapi tidak menghadirkan Israel," tegas Ganjar dalam keterangan tertulis, Kamis (23/3/2023).

Gubernur yang digadang-gadang akan naik kasta menjadi Presiden pada Pemilu 2024 ini, mendukung sikap partainya yakni PDI Perjuangan yang juga menolak Timnas Israel.

"Sehingga penyelenggaraan Piala Dunia U-20 bisa dilakukan tanpa mengorbankan komitmen panjang kita untuk mewujudkan Palestina merdeka. Serta, tetap menjaga kedamaian sosial-politik di dalam negeri Indonesia," katanya.

Ganjar Pranowo menganggap langkahnya sejalan dengan amanat Bung Karno, berkaitan dengan kemerdekaan Palestina. Lantaran aksi represisf berupa penjajahan dilakukan oleh negara zionis tersebut terhadap Palestina.

"Kita sudah tahu bagaimana komitmen Bung Karno terhadap Palestina, baik yang disuarakan dalam Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non Blok, dan maupun dalam Conference of the New Emerging Forces. Jadi ya kita ikut amanat beliau," kata Ganjar

  1. I Wayan Koster

Gubernur Bali I Wayan Koster menjadi kepala daerah penolak kedatangan Timnas Israel, entah mengapa berbeda dibanding kegiatan olahraga lainnya yang juga akan menghadirkan atlet negara israel namun gubernur yang satu ini lebih memilih keras di Sepakbola.

I Wayan Koster berkilah jika sikapnya menolak timnas Israel lebih karena tidak ingin terjadi gangguan keamanan di Bali akibat kedatangan atau pertandingan tim Israel di Bali.

"Kehadiran Tim Israel di Bali berpotensi menjadi sasaran dari berbagai pihak yang bisa membahayakan keamanan dan keselamatan masyarakat Bali, masyarakat Indonesia, serta Tim Israel selama bertanding di Bali," kata dia dalam keterangan tertulis pada Kamis (30/3/2023).

Ia mengatakan, ancaman tersebut terlihat setelah muncul pro dan kontra terkait kehadiran Timnas Israel ke Indonesia untuk bertanding dalam ajang yang rencananya akan dihelat pada 20 Mei sampai 11 Juni 2023.

Hal tersebut seiring dengan pergantian kepemimpin di tubuh pemerintahan Israel yang dinilai lebih keras terhadap posisi Palestina. "Terutama setelah terjadi perubahan pemerintahan di Israel oleh sayap kanan yang begitu keras terhadap Palestina. Hal ini sangat berpotensi menjadi ancaman dan gangguan keamanan di Bali, baik ancaman bersifat terbuka dan tertutup," kata dia.

Halaman:

Tags

Terkini