olahraga

Daftar Kepala Daerah yang Menolak Timnas Israel di Piala Dunia U-20 yang Gagal Digelar di Indonesia

Kamis, 30 Maret 2023 | 20:33 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dikecam netizen usai Piala Dunia U20 batal diselenggarakan di Indonesia (Twitter @Faktasepakbola)

Hampir senada dengan Ganjar, Koster juga menolak Israel dengan alibi jika tingkahnya ini didasari oleh Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta prinsip yang diturunkan oleh Bung Karno dan juga garis politik oleh PDI Perjuangan.

 "Israel menjajah Palestina berpuluh-puluh tahun lamanya, yang tidak menghormati kedaulatan dan kemanusiaan bangsa Palestina, yang tidak sesuai dengan garis politik Bung Karno," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini.

  1. Helmi Hasan

Kepala Daerah yang satu ini tiba-tiba muncul menolak Timnas Israel, meski daerahnya tidak menjadi lokasi pertandingan agenda FIFA tersebut.

Wali kota Bengkulu Helmi Hasan menolak tim nasional (timnas) Israel ikut berlaga pada ajang Piala Dunia U-20 di Indonesia. Penolakan itu disampaikan melalui surat resmi yang dilayangkan kepada Menpora dan Presiden FIFA pada 24 Maret lalu.

Terdapat tiga poin utama alasan Kota Bengkulu menolak timnas sepak bola Israel merumput di Indonesia.

Pada poin pertama, Helmi mengutip amanat pembukaan UUD 1945 yang berbunyi, 'bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan'.

 

"Bahwa kebijakan politik Israel terhadap Palestina tidak sesuai dengan kebijakan politik pemerintah Indonesia, dan tidak ada hubungan diplomatik antara Indonesia dan Israel," tulis Helmi yang diusung oleh PAN, Golkar, Gerindra pada Pilkada Bengkul 2012 melalui poin kedua surat tersebut.

 

Sementara pada poin ketiga, Helmi menekankan bahwa Kota Bengkulu sebagai tanah kelahiran Sang Saka Merah Putih meminta agar pemerintah pusat bertindak sebagaimana FIFA tidak mengikutsertakan Rusia pada ajang Pial Dunia 2022 di Qatar beberapa waktu lalu.

 

"Sebagai upaya untuk menjalankan amanah yang tertuang pada pembukaan UUD 1945 serta memegang teguh amanat Presiden RI pertama Ir Soekarno yang sangat berkomitmen terhadap kemerdekaan Palestina dan menghormati komitmen negara-negara di dunia terhadap kemerdekaan Palestina," ujarnya.

Halaman:

Tags

Terkini