Perubahan sosok di kursi pelatih The Blues pun digadang-gadang bakal kembali terjadi dengan masuknya Lampard.
Sejak dipecat Everton pada Januari 2023 silam, Lampard diketahui memang belum masih menganggur.
Digadang-gadang bakal menukangi Chelsea, Lampard dihadapkan tugas berat.
Tantangan terbesar tentu saja memperbaiki posisi Chelsea di papan klasemen sementara.
Hanya mampu memetik 39 poin dari 29 partai, The Blues masih terpuruk di peringkat ke-11 klasemen sementara.
Upaya untuk bisa finish di zona Liga Champions atau empat besar klasemen sementara terasa begitu berat buat Chelsea pada sembilan laga sisa Liga Primer Inggris musim ini.
Harapan The Blues untuk bisa mengangkat trofi pada musim ini terletak di Liga Champions.
Namun, klub asal London Barat itu akan menghadapi juara bertahan kompetisi, Real Madrid, di babak perempat final.
Dengan penampilan kurang meyakinkan di beberapa laga terakhir, Chelsea pun diprediksi bakal kesulitan untuk bisa melaju ke babak selanjuttnya.
Baca Juga: Lionel Messi DItawari Gaji Semenit Bisa Tembus Rp 12 juta
Belum lagi dengan keperkasaan Los Blancos tiap kali tampil di pentas Liga Champions.
Kendati begitu, Lampard akan memiliki opsi pemain yang berbeda dibanding saat pertama kali menukangi Chelsea.
Pemain-pemain anyar Chelsea, seperti Enzo Fernandez seperti Mikhailo Murydk, menambah kedalaman skuad The Blues, aspek yang dinilai menjadi salah satu penyebab berakhirnya kiprah Lampard bersama The Blues.