YOKALBAR -- Yeosu, 23 Juli 2023, Ganda putra terbaik Indonesia saat ini, Fajar/Rian gagal merengkuh podium pertama pada Korea Open 2023.
Pasangan ini meraih posisi kedua usai ditumbangkan oleh lawannya dari India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.
Melihat performa pasangan Indonesia ini, berikut komentar dan evaluasis Aryono Miranat sebagaimana dikutip dari situs PBSI
Baca Juga: Tradisi Padang : Kekayaan Budaya dan Kearifan Lokal yang Melekat
Baca Juga: Persija Telan Kekalahan Perdana Ketika Melawat ke Markas Persita Tangerang
"Bila melihat ke belakang, penampilan Fajar/Rian kan di tiga turnamen hasilnya tidak memuaskan, permainan mereka juga kurang in. Lalu di Korea Open ini saya melihat dari awal sampai ke final, permainan mereka sudah mulai kembali ke bentuk terbaik, percaya dirinya juga sudah balik, sudah bisa mengeluarkan kemampuan.
Hanya memang di laga final tadi terutama di gim kedua dan ketiga, Fajar/Rian banyak melakukan kesalahan sendiri. Di gim pertama mereka bisa menerapkan strategi yang sudah disiapkan tapi di dua gim berikutnya, ketika pasangan India sudah menemukan ritme permainan, Fajar/Rian kurang sabar. Ingin buru-buru mendapatkan poin, malah berujung dengan mati sendiri.
Kami tim pelatih akan terus menjaga kondisi mereka, mengingat masih ada dua turnamen beruntun ke depan. Yang terpenting bagaimana fokusnya tetap dapat.
Untuk tiga pasangan lainnya, Leo/Daniel, Bagas/Fikri dan Pramudya/Yeremia, memang dharus dievaluasi. Mereka tampil tidak pada levelnya, terlalu banyak melakukan unforced errors di lapangan. Dari sisi mental pertandingan juga harus dibangkitkan lagi. Semoga ke depan mereka bisa memberikan yang lebih baik."