Puasa Ramadhan Itu Menyehatkan Tubuh, Orang Barat punya Fasting Therapy Orang Muslim Punya Siam

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Jumat, 10 Maret 2023 | 06:10 WIB
Ustadz Abdul Somad saat memberikan tausiyah jelang puasa ramadhan (yokalbar)
Ustadz Abdul Somad saat memberikan tausiyah jelang puasa ramadhan (yokalbar)

YOKALBAR- Puasa Ramadhan tinggal menghitung hari, bulan yang suci penuh rahmat bagi umat muslim ini adalah momentum untuk melaksanakan ibadah sekaligus menyehatkan diri.

Seperti yang disampaikan dalam ceramah Ustadz Abdul Somad, saat dirinya memberikan tausiyah menyambut Ramadhan yang dilakukan di Pengadilan Negeri Kabupaten Pelelawan yang diunggah di akun youtubnya.

Dengan gaya khasnya, Ustadz Abdul Somad menceritakan dirinya ketika melihat sebuah artikel kala bersilaturahmi ke rumah seorang jemaah.

Artikel tersebut berisikan teori yang bernama Fasting Therapy, yang memiliki kemiripan dengan puasa yang dijalankan oleh  umat muslim.

“Orang barat menemukan satu teori yang namanya fasting therapy, cara menghancurkan sampah dalam tubuh, kelebihan kolesterol, minyak, dengan cara tidak makan delapan hari dalam sebulan dan sebulan dalam setahun,” Tutur Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad menilai materi artikel mengenai fasting therapy berkesesuaian dengan jadwal puasa sunah sepekan dua kali yakni senin dan kamis, serta puasa wajib sebulan lamanya dalam setahun.

“Ketika saya baca artikel itu Masya Allah, senin kamis dan ramadhan.”katanya.

Baca Juga: Daftar Singkat Makanan Khas saat Berbuka Puasa di Sejumlah Negara Asean, Ada yang Favoritmu?

Baca Juga: 2 Amalan Yang Dianjurkan Rasulullah SAW Untuk Sebelum Puasa Ramadhan

Hal ini menandakan, jika dalam menyebarkan kebaikan Islam kepada dunia barat tidak boleh menggunakan kekerasan, namun lewat pengetahuan.

“Jadi orang barat menerima kebenaran Islam bukan dengan cara kita meledakkan kedutaan, bukan dengan menghancurkan memusuhi tapi menyebarkan ilmu pengetahuan, ternyata yang dibawa Nabi 14 abad yang lalu sekarang dilaksanakan orang.” katanya

“Orang barat menyebutnya Fasting Therapy, Islam menyebutnya siam kita menyebutnya puasa,” tambahnya.

Fasting Therapy yang disampaikan Ustadz Abdul Somad diperkirakan adalah intermitten fasting.

Dilansir dari orami, intermittent fasting adalah cara diet yang dilakukan dengan berpuasa selama beberapa waktu tertentu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

OPINI - Dampak Nyata MBG Bagi Generasi 2045

Kamis, 9 Juli 2026 | 15:48 WIB

Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi dan Cara Menurunkannya

Selasa, 3 Maret 2026 | 20:37 WIB

Puasa Tak Sekedar Menahan Lapar Dan Dahaga

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:18 WIB

7 Tips Menjaga Kesehatan Ginjal agar Tetap Optimal

Sabtu, 7 Februari 2026 | 13:20 WIB

Tips Diet Sehat dan Aman untuk Menurunkan Berat Badan

Sabtu, 7 Februari 2026 | 13:11 WIB
X