“Ditengoknya pohon kelapa bertumbangan semua,”.
Meski terasa cukup aneh, namun fenomena aneh itu tak mengganggu fokus pria tersebut.
Ia pun lanjut mengambil wudhu, agar bisa segera membersihkan diri dari hadas kecil.
Ketika hendak mengambil air, terasanya air begitu dingin, bahkan seolah membeku.
“Lalu pas dia ambil air, air membeku macam es batu,”.
Seketika pria tersebut ingat, bahwa beberapa fenomena yang ia alami, merupakan tanda malam Lailatul Qadar.
“Lalu dia ingat, inilah malam Lailatul Qadar,”.
Tak ingin membuang waktu, pria tersebut langsung memanjatkan beragam doa kepada Sang Pencipta.
Baca Juga: Pola Makan Sehat Saat Berbuka Puasa di bulan ramadhan
Ia teringat dengan keponakan yang tinggal serumah bersamanya.
Karena ia tak memiliki anak, ia pun mendoakan sang ponakan agar kelak menjadi Wali Allah.
“Dia tak punya anak, tapi ada keponakannya tidur di rumahnya ia jaga. Ia pun berdoa: Ya Allah, jadikan keponakanku sebagai salah satu Wali-Mu,”.
Akhirnya, Allah mengabulkan doa pria tersebut. Beberapa waktu kemudian, Keponakannya dikenal sebagai salah satu Wali Allah.
Dialah Syekh Khatib Sambas, Ulama besar yang sempat disinggung pada awal pembahasan.
Ternyata, siapakah pria yang mendoakan Syekh Khatib Sambas agar menjadi seorang Wali, adalah pamannya sendiri.
Artikel Terkait
Olahraga Yang Cocok Untuk Orang Dewasa Dan Anak Di Bulan Ramadhan
Indahnya Berbagi di Bulan Suci Ramadhan, Ghoffals Community Peduli Sesama
Bupati Sambas Satono Safari Ramadhan ke Pemangkat
Asyik Enak-Enaknya Saat Ramadhan, Petugas Rajia Pasangan Karyawan Bank Selingkuh Di Wisma Bone
Meriahkan Ramadhan, Polsek Semparuk dan Bhayangkari Berbagi Takjil pada Pengguna Jalan