Dari kisah tersebut, terlihat jelas bahwa Abu Jahal adalah musuh terburuk Islam dan Nabi Muhammad.
Bahkan setelah kakinya dipotong dan seluruh tubuhnya berdarah hingga berada di ambang kematiannya, dia masih bisa menatap Abdullah ibn Mas'ud dan berkata hal buruk.
“Katakan pada Nabimu bahwa aku telah membencinya sepanjang hidupku, dan bahkan sekarang, api kebencian membara di hatiku,” katanya.
Baca Juga: Puasa Ramadhan Itu Menyehatkan Tubuh, Orang Barat punya Fasting Therapy Orang Muslim Punya Siam
Ketika Abdullah ibn Mas'ud memberi tahu Nabi Muhammad tentang apa yang dikatakan Abu Jahal, Rasulullah SAW berkata.
“Aku adalah yang paling terhormat dan mulia dari semua nabi, umatku adalah yang terbesar dari semua umat, dan Fir'aun umatku juga yang paling berhati batu dan kejam terhadap semua Fir'aun lainnya".