Jelang Big Match Melawan Persib, Pelatih Persija BIcara Periode Buruk Agustus

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Kamis, 31 Agustus 2023 | 20:13 WIB
Persija (Yokalbar)
Persija (Yokalbar)

YOKALBAR- Agustus merupakan periode yang tidak menggembirakan bagi Persija Jakarta. Lima pertandingan telah dilalui dengan catatan minor, di mana selalu terjadi kebobolan.

Satu-satunya kemenangan yang berhasil diraih adalah melawan PSS (4/8/2023), di mana gawang Macan Kemayoran harus kebobolan satu gol (3-1). Selanjutnya, Persija bermain imbang 1-1 dengan Borneo FC (9/8/2023), mengalami kekalahan 0-2 dari Madura United (13/8/2023), bermain seri 2-2 dengan Arema FC (20/8/2023), dan menelan kekalahan 0-2 dari Dewa United (25/8/2023). Secara total, dari 11 gol yang tercipta dalam lima pertandingan terakhir, delapan gol berhasil masuk ke gawang Persija.

Pelatih Thomas Doll sangat sadar bahwa tren negatif ini harus segera dihentikan. Saat tim asuhannya menghadapi Persib di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada hari Sabtu (2/9/2023), pukul 15.00 WIB, sistem pertahanan Tim Ibu Kota harus diperkuat.

Baca Juga: Pelaku Penggelapan Mobil Bersenjata di Padang Lawat Diringkus Polisi, Petugas Temukan Senjata Air Soft Gun

Baca Juga: Masih Ingat Kasus Pengeroyokan Sigit Aditya di Singkawang? Ini Vonis ke-9 Tersangka

Thomas menyampaikan bahwa pertahanan Macan Kemayoran harus lebih tahan dalam menjaga konsentrasi. Ia berpendapat bahwa Persija belum mampu mempertahankan konsentrasi selama 90 menit dalam menjaga keutuhan gawangnya.

"Kami memerlukan pertahanan yang dapat mempertahankan konsentrasi selama 90 menit penuh, bukan hanya 60 atau 75 menit. Ini adalah perubahan utama yang dibutuhkan oleh tim," ungkap Thomas.

Sementara itu, barisan pertahanan Persija yang sering mengalami perubahan selama bulan Agustus dianggap sebagai penyebab tim tidak dapat menampilkan pertahanan terbaiknya.

Tidak hanya harus menghadapi kehilangan Muhammad Ferarri selama tujuh pertandingan akibat pendidikan kepolisian, Persija juga harus merelakan absennya Hansamu Yama selama empat pertandingan karena cedera lutut.

Meskipun Hansamu sudah bergabung kembali dengan skuad dalam pertandingan tandang melawan Dewa United, Thomas merasa bahwa Hansamu masih memerlukan waktu lebih untuk mencapai performa maksimalnya.

"Hansamu (Yama) mengalami cedera pada satu waktu. Ia memerlukan waktu untuk pulih dan baru bisa mengikuti sesi latihan beberapa kali," ujar Thomas.

Pelatih yang pernah bermain untuk Eintracht Frankfurt ini menilai bahwa selama Hansamu mengalami cedera, bek muda Akbar Arjunsyah telah memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik untuk mendapatkan waktu bermain.

"Akbar (Arjunsyah) selalu berlatih bersama kami. Ia sungguh berusaha keras di setiap sesi latihan. Selain itu, kondisi fisik Akbar juga selalu prima," kata pelatih asal Jerman tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Sumber: Persija

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X