YOKALBAR, OLAHRAGA -- Justinus Lhaksana atau biasa disapa Coach Justin membeberkan sejumlah kekurangaan Shin Tae Yong yang sampai saat ini telah empat tahun memimpin tim kepelatihan Timnas Indonesia.
Kekurangan yang pertama adalah kemapuan bahasa Indonesia STY. Meski STY sudah memiliki penerjemah, namun kemampuan bahasa Indonesia dasar sewajarnya dimiliki oleh STY terlebih bahasa Indonesia termasuk bahasa yang mudah dipelajari.
"Jadi di Timnas ada bahasa korea, bahasa belanda, bahasa inggris dan bahasa Indonesia," kata Coach Justin di kanal youtubenya.
Baca Juga: Rapat dengan Erick Thohir, Coach Justin Beberkan Nasib STY
Baca Juga: Coach Justin Serukan Kontrak STY Diperpanjang
Kemudian adalah komunikasi STY dengan klub dan pelatih liga Indonesia, bahkan beberapa waktu lalu pernah memantik polemik dengan pelatih Persija Coach Thomas Doll ketika banyak pemain Persija dipanggil ditengah masa kompetisi bergulir.
"Untuk urusan teknikal (Timnas) tidak ada masalah, aspek non teknikal seperti bahasa dan komunikasi dengan Klub dan pelatih liga," katanya
Sebelumnya,Justinus Lhaksana atau Coach Justin, influencer dan mantan pelatih Futsal mengunggah video dikanal youtubenya terkait hasil rapat antara dirinya dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Didalam rapat yang dihadiri sekitar enam orang tersebut, Kata Coach Justin sapaan akrabnya, mereka membahas sejumlah aspek perkembangan dunia sepakbola Indonesia, mulai dari wasit, liga putri hingga yang paling ditunggu netizen pecinta sepakbola yakni nasib Shin Tae Yong sebagai nakhoda Timnas Indonesia.
Kata Justinus Lhaksana, Erick Thohir bahkan memperlihatkan kontrak Shin Tae Yong, dimana pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak hanya menargetkan Timnas senior lolos fase knock out Piala Asia 2023 Qatar, namun target yang sama juga disematkan kepada Timnas U-23 di Piala Asia U-23 mendatang.
"Tapikan nanti bukan agenda FIFA agenda, sehingga kemungkinan STY hanya akan menggunakan pemain liga 1, good luck aja pasti kita dukung," kata Coach Justin.
Menurut Coach Justin, Erick Thohir juga sudah mengapresiasi kinerja STY yang lolos dari fase grup.
Dukungan PSSI dan Ketum juga mengalir untuk STY, bahkan seluruh keinginan STY juga diakomodir agar dirinya nyaman dalam membangun Timnas, misal mendatangkan dokter mantan Timnas Vietnam hingga akomodasi dan rumah untuk STY.
Artikel Terkait
KBRI Phnom Penh Perkuat Kerjasama dengan Parlemen Kamboja
Menyambut Tahun Baru Imlek dengan Menu Spesial dari Sarirasa Group
Tiga WNI Terjebak Konflik Bersenjata di Sudan Berhasil Dipulangkan
Rapat dengan Erick Thohir, Coach Justin Beberkan Nasib STY
BREAKING NEWS - Kebakaran di Singkawang Tewaskan Seorang Perempuan Muda