Megawati Hangestri Buka Suara soal Beratnya Tekanan Proliga 2026

photo author
Turnado, YoKalbar
- Sabtu, 7 Februari 2026 | 15:36 WIB
Pevoli Jakarta Pertamina Enduro Megawati Hangestri Pertiwi berselebrasi usai mencetak poin atas lawannya Bandung BJB Tandamata saat pertandingan putaran pertama minggu keempat Proliga 2026 di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Minggu (1/2/2026). ( ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr)
Pevoli Jakarta Pertamina Enduro Megawati Hangestri Pertiwi berselebrasi usai mencetak poin atas lawannya Bandung BJB Tandamata saat pertandingan putaran pertama minggu keempat Proliga 2026 di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, Minggu (1/2/2026). ( ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/agr)

YOKALBAR - Megawati Hangestri Pertiwi, yang sempat bersinar bersama klub Korea Selatan Daejeon JungKwanJang Red Sparks, kini kembali tampil di kompetisi domestik dengan memperkuat Jakarta Pertamina Enduro pada Proliga 2026.

Pevoli andalan Timnas Putri Indonesia itu pun mengungkapkan perasaannya terkait besarnya beban dan tekanan yang dihadapi musim ini.

Senyum sempat menghiasi wajah Megawati ketika dirinya disebut sebagai pemain asing Jakarta Pertamina Enduro. Julukan tersebut langsung ia bantah.

Baca Juga: Final AFC Futsal 2026: Hadapi Iran, Indonesia Bidik Pengakuan sebagai Kekuatan Baru Asia

Baca Juga: Final AFC Futsal 2026: Tantang Iran, Indonesia Incar Pengakuan sebagai Kekuatan Baru Asia

Megawati menegaskan dirinya tetap berstatus pemain lokal, meski pengalaman bermain di luar negeri telah menempa mentalnya menjadi jauh lebih kuat.

Pernyataan itu disampaikan Megawati dalam sesi konferensi pers Proliga 2026 seri Malang, Jawa Timur.

Pevoli berusia 26 tahun asal Jember tersebut mengaku tekanan yang dirasakannya kini berbeda dibanding saat berkarier di luar negeri.

“Kalau main di luar, tekanannya sebagai pemain asing.

Kalau di sini saya pemain lokal, jadi bisa lebih enjoy. Apalagi setelah pulang dari Korea, mental saya jauh lebih kuat,” ujar Megawati.

Manajer Jakarta Pertamina Enduro, Widy Triyoso, sebelumnya menyebut timnya memiliki tiga pemain asing.

Selain Iana Shcherban asal Rusia dan Wilma Salas dari Kuba, Megawati turut dimasukkan dalam kategori tersebut karena pengalamannya yang luas di luar negeri.

Megawati memang kenyang jam terbang internasional. Selain Korea Selatan, ia pernah bermain di Vietnam, Thailand, hingga Turki bersama klub kasta kedua Manisa BBSK.

Namun, saat kembali digoda moderator konferensi pers dengan label pemain asing, Megawati kembali menolak sambil tersenyum.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X