YOKALBAR, OLAHRAGA -- PB KOMPAS mengkandaskan perlawanan PB BIMA SAKTI pada perhelatan turnamen Badminton yang digelar oleh PBSI Singkawang.
Dalam turnamen yang menggunakan sistem beregu ini, PB KOMPAS unggul 2-1 atas PB BIMA SAKTI, melalui ganda mereka yakni Yuan/Junici mengalahkan Febri/Harun, David/Sau Hiung, sementara satu-satunya poin dari PB BIMA SAKTI ketika ganda mereka yakni Tatan/Sidiq kala mengalahkan Justin/Ricki.
Alhasil, dari turnamen ini PB KOMPAS mengukuhkan klub badminton ini sebagai yang terbaik di Kota Singkawang.
Peserta dan Panitia Berfoto Bersama Usai Turnamen PBSI Singkawang (yokalbar )
Baca Juga: PB KOMPAS dan PB BIMA SAKTI Rebutkan Piala Juara Pertama Turnamen Badminton PBSI Singkawang
"Alhamdulillah Turnamen sebagi bentuk mempererat silaturahmi antar klub atau PB di Singkawang telah sukses dilaksanakan, semoga kedepannya agenda-agenda PBSI dapat kita lakukan rutin setiap tahun," ujar Ketua PBSI Singkawang Muhammadin pada penutupan turnamen, Minggu (21/1/2024).
Pada malam penutupan ini, Dewan Pembina PBSI Singkawang, Tjhai Chui Mie menyerahkan piala kepada pemenang.
Untuk juara tiga bersama masing-masing dari PB Anugerah 99 dan PB 2B (Bujang Birah).
Sebelumnya PBSI Kota Singkawang menggelar turnamen Piala PBSI Kota Singkawang Tahun 2024.
Turnamen Badminton ini digelar di Venue Gedung Olahraga Bantilan yang dimulai dari 17 Hingga 21 Januari.
Baca Juga: BREAKING NEWS - Gegerkan Warga Pontianak, Seorang Sopir Ditemukan Meninggal Dunia di Indekos
Turnamen ini dibuka langsung oleh Pembina PBSI kota Singkawang, Tjhai Chui Mie yang didampingi oleh ketua PBSI Kota Singkawang, Muhammadin.
"Semoga turnamen ini dapat menjadi ajang silaturahmi sekaligus menumbuhkan iklim olahraga bulutangkis yang baik di Kota Singkawang," ujar Tjhai Chui Mie.
"Ini merupakan bentuk atau cara kita mendorong agar olahraga bulutangkis di Singkawang semakin berkembang," ujar Muhammadin.
Turnamen bulutangkis ini diikuti oleh 27 tim yang berasal dari Kota Singkawang dan memperebutkan hadiah tropi dan uang tunai jutaan rupiah.
"Pada hari pertama dilangsungkan empat partai pertandingan, dan wasit yang diturunkan diantaranya adalah wasit yang sudah memiliki kualifikasi atau sertifikasi provinsi dan semuanya berasal dari Singkawang," ujar Humas Panitia Turnamen, Azi.
Seluruh tim yang bertanding adalah klub yang terdaftar di sistem informasi atau SI dari PBSI dan mendapatkan ID PBSI nasional.