YOKALBAR-- Federasi Sepakbola Fiji meminta maaf kepada Tim Nasional Indonesia U-20, manajemen dan penggemar sepakbola dari kedua negara.
Permintaan maaf ini buntut tindakan kasar pemain mereka ketika berjumpa Timnas Indonesia pada International Friendly Match Jumat kemarin.
Bahkan dalam pertandingan ini wasit Thoriq Munir Alkatiri harus mengeluarkan empat kartu merah, yang masing-masing diterima tiga pemain Fiji dan satu pemain Timnas Indonesia.
Pemain Timnas Fiji bermain keras pada perjumpaan kali ini, bahkan salah satu pemain mereka yakni Pawan Pratap Singh sempat melakukan aksi tidak terpuji yakni memukul Wingback kiri pemain Timnas Indonesia, Frenky Misa.
Striker Timnas gemblengan Garuda Select yang lama di Inggris, Hokky Caraka yang berusaha melerai justru menjadi sasaran lanjutan dari Pawan. Hokky tentu tidak tinggal diam, sudah sering meladei kick and rush ala Inggris membuat nyalinya tidak turun. Usai gelud singkat keduanya kemudian mendapat kartu merah.
Laga kemudian berkesudahan 4-0 untuk kemenangan Timnas Indonesia, masing-masing gol dicetak oleh Arkhan, Kakang, Resa dan Hokky.
Menindaklanjuti drama pertandingan ini, melalui kanal PSSI mereka kemudian meminta maaf, adapun bunyi permintaan maafnya sebagai berikut.
Persatuan Sepakbola Fiji (FA Fiji) kecewa dengan ketidakdisiplinan tim U-20 Fiji dalam pertandingan melawan tim U-20 Indonesia pada International Friendly Match, Jumat (17/2).
Setelah menerima laporan dari manajemen tim, Ketua Umum FA Fiji, Rajesh Patel dan Exco telah mengambil keputusan sebagai berikut:
1. Pemain bersangkutan yang mendapat kartu merah karena tindakan kekerasan akan dikirim kembali ke Fiji pada penerbangan berikutnya yang tersedia.
2. Tindakan disipliner lebih lanjut akan diberikan kepada pemain yang bersangkutan.
3. Manajemen tim sudah diarahkan untuk mengusahakan kedisiplinan tim, baik di dalam maupun di luar lapangan untuk persiapan pertandingan selanjutnya dan seterusnya.
Kami dengan tulus meminta maaf kepada manajemen tim Indonesia, pemain, dan penggemar pada umumnya dari kedua negara atas apa yang terjadi dalam pertandingan tersebut dan yakinlah bahwa tindakan yang tepat telah diambil.
“FA Fiji tidak memaafkan perilaku seperti itu dari para pemain nasional kami di tim. Kami akan menindak keras para pemain yang merusak reputasi sepak bola dan negara,” kata Patel.