YOKALBAR --Publik Old Trafford sempat ketar-ketir ketika pemain megabintang mereka memutuskan keluar dari kandang setan merah. Siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo yang memilih hengkang ke jajirah Arab.
Meski banyak yang cinta, namun Ronaldo bukanlah pilihan utama sang pelatih Ten Hag ditengah badai inkonsistensi permainan yang ditunjukkan legenda hidup Portugal tersebut.
Ronaldo memang sangat berbahaya didepan gawang lawan, namun pola permainan Ten Hag yang menginginkan reaksi pertahanan kala diserang lawan agar dimulai dari baris depan tidak dapat dijawab secara paripurna oleh Ronaldo.
Publik Old Trafford was-was cemas bukan kepalang ketika Ten Hag justru mendatangkan kompatriotnya dari tanah Belanda.
Namanya Weghorst, pemain liga kelas dua Eropa dari Turki yakni Besiktas.
Weghorst memang pernah merumput di Burnley, tapi itu belum cukup untuk membuat turun tensi darah suporter Manchester united.
Tapi kini 'suudzon' suporter kian terkikis, catatan penampilan Weghorst semakin baik.
Meski belum ada gol tercipta dari dirinya, namun namanya mulai terpatri di dada suporter.
Layaknya politik Devide et Empera ala kolonial VoC yang memecah belah, kini publik Old Trafford kian terbelah, ada yang ngotot agar striker mesti menjadi lumbung gol namun lebih banyak pula yang menilai Weghorst sudah bekerja keras, gol akan segera lahir hanya masalah waktu.
Terbaru ketika bersua Leicester City, catatan penampilannya begitu impresif. 3 tekel sukses, 5 duel darat sukses, 5 duel udara sukses, 1 umpan kunci dan 1 sapuan.
Membuat dirinya sangat berkontribusi atas kemenangan timnya.
Dia kini telah mendapatkan kepercayaan dari rekan setimnya, sebut saja Rashford yang memiliki keyakinan jika pemain ini akan segera menghasilkan gol untuk tim.
Weghorst berjalan di Old Trafford (yokalbar )
"Ia (Weghorst) tidak bermain di posisinya yang biasa, tetapi ia selalu memberikan segalanya untuk tim. Gol akan datang pada akhirnya. Saya yakin itu. Jika kami terus menciptakan peluang untuknya, ia akan mencetak gol." kata Marcus Rashford seperti dilansir oleh ManchesterUnitedWorld.
“Saya pikir Anda dapat mengapresiasi apa yang ia (Weghorst) lakukan. Ia melakukan pekerjaan yang sangat bagus dari apa yang diminta darinya. Setiap 3 hari, ia bermain di laga yang sulit. Saya pikir skuad mencintainya dan menghargai apa yang ia tawarkan untuk tim.” tambah Gary Naville, legenda MU dari situs yang sama.
Patut kita simak perjalanan pemain ini kedepannya, apakah dapat mengangkat kualitas dan piala di Old Trafford.