Spotify Kritik Keras Kebijakan Biaya Baru di App Store Apple di Uni Eropa

photo author
Turnado, YoKalbar
- Minggu, 28 Januari 2024 | 14:25 WIB
Spotify tersedia di 93 negara dan memiliki 345 juta pengguna aktif bulanan. (AFP/Bryan Smith)
Spotify tersedia di 93 negara dan memiliki 345 juta pengguna aktif bulanan. (AFP/Bryan Smith)

Yokalbar - Aplikasi pemutar musik Spotify memberikan kritik keras terhadap Apple karena rencananya menerapkan biaya untuk menginstal aplikasi dari App Store di Uni Eropa.

Spotify menilai langkah Apple sebagai pemerasan dan upaya agar para pengembang tidak meninggalkan App Store.

Spotify bahkan menyebut rencana Apple untuk mematuhi peraturan teknologi Uni Eropa sebagai lelucon.

Baca Juga: Buruan Di Beli Hp Huawei Murah, Fitur Seperti IPhone 15

Dilansir dari The Verge Minggu (28/1/2024), Apple menyebut biaya tersebut sebagai biaya teknologi inti yang mengharuskan pengembang aplikasi yang menggunakan App Store membayar sebesar 0,50 euro (Rp 8.500) setiap tahun setelah mencapai 1 juta unduhan.

Spotify mengakui bahwa hal ini akan merugikan pengembang, terutama bagi mereka yang menawarkan aplikasi secara gratis.

"Setelah membaca proposal Apple, pengembang harus membayar biaya ini meskipun pengguna hanya mengunduh aplikasi, tidak pernah menggunakannya, dan lupa menghapusnya," tulis Spotify.

Spotify juga menyoroti bahwa komisi 17 persen yang tetap diambil Apple dari pengembang yang memilih menggunakan pembayaran pihak ketiga membuat situasinya sulit, karena pengembang berada di antara dua pilihan, yaitu tetap pada status quo atau beralih ke program baru ini.

“Spotify menghadapi situasi yang tidak dapat dipertahankan,” tulis CEO Spotify Daniel Ek dalam sebuah thread di Twitter.

“Dengan basis instalasi Apple di Uni Eropa yang mencapai sekitar 100 juta, pajak baru atas pengunduhan dan pembaruan ini dapat membuat biaya akuisisi pelanggan meningkat hingga sepuluh kali lipat," sambung Daniel.

Ia juga mengakui bahwa berdasarkan ketentuan baru, Spotify tidak mampu membayar biaya ini.

"Jika kami ingin menjadi perusahaan yang menguntungkan, satu-satunya pilihan adalah tetap berpegang pada status quo,” ujar Daniel.

Sementara itu, juru bicara Apple, Fred Sainz, menyatakan bahwa perusahaan dengan senang hati mendukung kesuksesan semua pengembang, termasuk Spotify.

Baca Juga: Google Hapus Akun Gmail Yang Tidak Lagi AKtif, Solusi Email Supaya Tidak Hilang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X