PHK ini melibatkan tim Fundamental Artificial Intelligence Research (FAIR), divisi produk AI, dan infrastruktur AI.
Menurut data dari akun analis pasar The Kobeissi Letter di X, dalam beberapa bulan terakhir sejumlah perusahaan besar juga mengumumkan rencana PHK besar-besaran. Berikut daftanya:
-UPS sebanyak 48.000 karyawan,
-Nestle 16.000 karyawan,
-Accenture 11.000 karyawan,
-Ford 11.000 karyawan,
-Novo Nordisk 9.000 karyawan,
-PwC 5.600 karyawan,
-Salesforce 4.000 karyawan,
-Paramount 2.000 karyawan,
-Kroger 1.000 karyawan,
-dan Applied Materials 1.444 karyawan.
“Pasar tenaga kerja jelas melemah,” tulis The Kobeissi Letter dalam unggahan di X.
Artikel Terkait
Xiaomi TV A Pro Series 2026 akan Hadir pada 5 Mei 2025, Tawarkan Smart Living dan Pengalaman Menonton Imersif
Wamenkomdigi Soroti Penyalahgunaan AI dan Deepfake, Sebut Perempuan dan Anak Rawan Jadi Korban
KPAI Tegaskan Pemerintah Bisa Putus Akses Gim Online yang Bahayakan Anak
Dompet Digital, Gaya Baru Mengatur Keuangan dan Berbelanja di Zaman Modern
Diklaim Satelit Komunikasi Terbesar di Asia Tenggara, Begini Detik-detik Saat Indonesia Luncurkan SNL dari AS