Belum Resmi Beroperasi, Gedung Kopdes di Pacitan Mendadak Viral usai Dipakai Warga untuk Resepsi Pernikahan

photo author
Turnado, YoKalbar
- Minggu, 14 Juni 2026 | 16:45 WIB
Menyoroti viralnya kontroversi Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dijadikan tempat resepsi pernikahan warga di Pacitan, Jawa Timur. ((Instagram.com/@undercover.id))
Menyoroti viralnya kontroversi Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dijadikan tempat resepsi pernikahan warga di Pacitan, Jawa Timur. ((Instagram.com/@undercover.id))

YOKALBAR - Sebagian publik di media sosial, tengah ramai menyoroti keberadaan Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Wonokarto, Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur.

Bukan tanpa alasan, pemanfaatan Gedung Kopdes di Pacitan itu dinilai bukan untuk peruntukannya, lantaran diduga dijadikan sebagai tempat resepsi pernikahan warga.

Dalam unggahan Instagram @undercover.id, pada Minggu, 14 Juni 2026, tampak bangunan yang semula disiapkan untuk mendukung ekonomi desa itu ramai didatangi para tamu undangan pernikahan.

"Gedung Kopdes di Ngadirojo Pacitan dipakai resepsi pernikahan," tulis postingan tersebut.

Di sisi lain, otoritas setempat sempat mengklaim pemanfaatan Gedung Kopdes itu terjadi sebelum proses administrasinya rampung.

Lantas, bagaimana sebenarnya kronologi kejadian viral terkait Gedung Koperasi Desa Merah Putih ini bermula? Berikut ulasannya.

Dekorasi Pernikahan Hiasi Gedung Kopdes

Dalam video yang beredar, tampak suasana hajatan lengkap dengan dekorasi pernikahan dan tamu undangan yang memenuhi area gedung.

Usut punya usut, mulanya unggahan tersebut ramai diperbincangkan setelah dibagikan melalui akun TikTok Agus Purwo Wiyono.

Alih-alih menuai sorotan tajam, tidak sedikit warganet yang turut menyindir pemanfaatan Gedung Kopdes di Pacitan tersebut.

"Jos! pokoknya bermanfaat dari rakyat untuk rakyat," demikian salah satu komentar warganet dalam unggahan tersebut.

Kepala Desa: Sudah Izin, Diperbolehkan

Secara terpisah, Kepala Desa Wonokarto, Muhsin menjelaskan bangunan tersebut sebenarnya belum diserahterimakan secara resmi dari pihak pengelola kepada pemerintah desa.

Muhsin mengklaim, pihak desa terlebih dahulu meminta izin kepada pelaksana proyek sebelum menggunakannya sebagai tempat resepsi pernikahan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gunung Merapi Meletus Paling Dahsyat di Indonesia

Sabtu, 7 Februari 2026 | 13:37 WIB

Terpopuler

X