“Hasil penelitian menunjukkan temuan keramik di Cirebon sama dengan di Palembang, pusat Kerajaan Sriwijaya,” jelas Eka.
Tak hanya keramik, peneliti Michael S. Krzemnick dan tim juga menemukan 12.000 mutiara, ribuan permata, hingga emas dari lokasi tersebut.
“Temuan ini luar biasa karena menunjukkan jejak perdagangan global yang sudah berlangsung seribu tahun lalu,” jelas Michael dalam jurnal Radiocarbon Age Dating of 1,000-Year-Old Pearls from the Cirebon Shipwreck (2017).
Hingga hari ini, cerita penemuan tersebut dikenal luas sebagai Cirebon Wreck. Sebuah penemuan yang menghubungkan jejak perdagangan kuno Nusantara dengan peradaban besar Asia pada masanya.***
Artikel Terkait
Ari Lasso Resmi Kenalkan Dearly Djoshua ke Publik, Ungkap Perjalanan Cinta yang Tak Mudah
Erika Carlina Bagikan Momen Haru Kelahiran Baby Andrew, Paras Wajahnya Curi Perhatian Warganet
Bongkar Plus Minus Spek Porsche 718 Cayman yang Sempat Viral di Medsos Gegara Bodinya Lecet Kena Serempet Truk
Mengintip Teknik Simpel Oil Pulling, Tren Viral Perawatan Gigi ala Nikita Willy
PFN Ramaikan Film Animasi Indonesia, Pelangi di Mars Siap Tayang 2026