Serenade, Band Pop Indie Asal Kalbar: “Buktikan Remaja Daerah Juga Bisa Berkarya”

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Senin, 17 November 2025 | 14:15 WIB
serenade band pop indie (yokalbar)
serenade band pop indie (yokalbar)

 

 

YOKALBAR Pontianak – Berawal dari semangat dan imajinasi anak muda Kalimantan Barat lahirlah Serenade, sebuah band Pop Indie yang tengah mencuri perhatian di kancah musik lokal.

Band ini resmi terbentuk pada tahun 2025 dan menjadi simbol ambisi dan keberanian generasi muda untuk membuktikan bahwa kreativitas anak daerah tak kalah bersinar.

Serenade digawangi oleh enam personel berbakat: Vanessa (vokal utama), Dave (vokal & gitar), Eldon (gitar), Bryan(bass), Caesa (keyboard), dan Kristio (drum).

Band ini awalnya berawal dari ketertarikan mendalam terhadap musik Jazz, yang kemudian melahirkan single perdana mereka “Fallin Love Again”, sebuah lagu dengan sentuhan Jazz R&B lembut yang diproduksi oleh tiga personel awal — Dave, Vanessa, dan Eldon.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Bakal Cacah Temuan Baju Impor Ilegal, Sebut Cara Pembakaran Bisa Bikin Rugi Rp12 Juta per Kontainer

Baca Juga: Praktisi Hukum Persoalkan Saksi Ahli Sidang HPL 'Harus Bedakan Tanggung Jawab Jabatan dan Tanggung Jawab Teknis'

“Awalnya kami cuma main untuk seru-seruan. Tapi dari situ kami sadar, musik ini lebih dari sekadar hobi — ini adalah cara kami mengekspresikan diri dan berbicara kepada dunia,” ujar Dave, sang leader dan gitaris Serenade.

Seiring perjalanan, Serenade memutuskan untuk memperluas formasi dan arah musikal mereka.

Bergabunglah Bryan dan Desa (sebagai session player drum kala itu) hingga akhirnya lahirlah single kedua berjudul “Pujaan Hati”, yang menandai transisi Serenade menuju genre Pop yang lebih segar dan mudah diterima pendengar.

"Lagu Pujaan Hati adalah titik balik kami. Dari situ kami sadar, warna Pop lebih cocok buat identitas Serenade sekarang,” tambah Dave.

Kini, dengan masuknya Kristio sebagai drummer tetap, Serenade resmi mengumumkan formasi final mereka yang akan dibawa ke panggung-panggung berikutnya dan ke Extended Play (EP) perdana yang dijadwalkan rilis Januari 2026.

EP tersebut kini sedang dalam tahap produksi dan digadang-gadang akan membawa nuansa baru dalam musik indie Pontianak.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X