yokalbar -- Ketika tiba di Kalbar, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat, dr. Harisson, M.Kes., bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan (TP-PKK) Kalbar, Windy Prihastari, S.STP., M.Si., disambut dengan gembira oleh Forkopimda Kalbar dan para Kepala Perangkat Daerah Kalbar di VIP Pemerintah Provinsi Bandara Supadio Kubu Raya pada Rabu (6/9/2023).
Penyambutan ini dimulai dengan upacara adat tradisional suku Dayak yang melibatkan penaburan beras kuning sebagai simbol permohonan keselamatan.
Selanjutnya, mereka mengikatkan tali benang di pergelangan tangan Pj Gubernur sebagai tanda semangatnya dalam memimpin Kalbar di masa depan.
Upacara adat Dayak ini diakhiri dengan pemotongan umpang menggunakan mandau.
Baca Juga: 8 Tips Aman Saat Kabut Asap Menyelimuti Udara
Baca Juga: Warga Kesulitan Air Bersih, Brimob Singkawang Turunkan Rantis Water Canon Bantu Warga
Setelah selesai dengan upacara adat Dayak, Pj Gubernur dan istri menyapa serta bersalaman dengan Forkopimda dan Kepala Perangkat Daerah Kalbar. Sebelum memasuki Gedung VIP, Pj Gubernur dan Ketua TP-PKK Kalbar menerima upacara adat Melayu dengan penaburan tepung tawar dan beras kuning sebagai ungkapan rasa syukur atas pencapaian atau usaha tertentu.
Upacara ini ditutup dengan pengalungan syal oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Plh. Sekda Kalbar), Drs. H. Alfian Salam, M.M.,.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri), Jend. Pol. (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan pria yang telah lama berdinas di Kabupaten Kapuas Hulu ini sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Barat di Kantor Kemendagri Jakarta Pusat, pada Selasa yang lalu.
Penunjukan Pj Gubernur ini diatur dalam Surat Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 74/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur.
Dengan ini, Harisson secara resmi menjadi Penjabat Gubernur Kalbar yang akan melanjutkan kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat definitif sebelumnya, yaitu H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. dan Drs. H. Ria Norsan, M.M.,M.H. yang telah memimpin selama 5 tahun sejak tahun 2018 dan berakhir pada 5 September yang lalu.
Harisson sendiri terpilih sebagai Penjabat Gubernur Kalimantan Barat setelah dia dan dua kandidat lainnya, yaitu Drs. Heru Istiyono, M.Si. yang menjabat sebagai Agen Intelijen Ahli Utama Dep. Bid Intelijen Ekonomi BIN, dan Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.IP., M.M. yang menjabat sebagai Pa Sahli Tingkat III Kasad Bidang Ekkudag, diusulkan kepada Kementerian Dalam Negeri melalui Putusan DPRD Provinsi Kalbar.
Artikel Terkait
Warga Kesulitan Air Bersih, Brimob Singkawang Turunkan Rantis Water Canon Bantu Warga
Memeriahkan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia: Roadbike Event 2023 di Kalimantan Barat
Peduli Nelayan Kecil di Singkawang, DJPKRL dan Daniel Johan Beri Bantuan Kapal Motor
8 Tips Aman Saat Kabut Asap Menyelimuti Udara
Pekan Kebudayaan Daerah Singkawang 2023: Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan