YOKALBAR, sAMBAS - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas menggelar kegiatan simulasi sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administratif pemilu pada Rabu, 13 Mei 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan pemahaman kepemiluan dan penguatan kapasitas generasi muda, khususnya mahasiswa di bidang hukum kepemiluan.
Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Sambas melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS), khususnya dari Program Studi Hukum Tata Negara. Sebanyak 9 mahasiswa turut ambil bagian secara aktif dalam pelaksanaan simulasi sidang.
Tidak hanya sebagai peserta, mahasiswa juga dilibatkan langsung dalam berbagai peran dalam persidangan, mulai dari pelapor, terlapor, saksi, hingga pengunjung sidang.
Keterlibatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa terkait mekanisme penanganan dugaan pelanggaran administratif pemilu yang dilakukan oleh Bawaslu.
Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti, menyampaikan bahwa kegiatan simulasi ini menjadi sarana pembelajaran yang penting bagi mahasiswa untuk memahami proses penegakan hukum pemilu secara langsung.
“Melalui simulasi ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori kepemiluan di ruang kelas, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana proses pemeriksaan dugaan pelanggaran administratif pemilu dilaksanakan. Kami berharap kegiatan seperti ini mampu meningkatkan pemahaman hukum kepemiluan sekaligus membangun kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda,” ujar Yesi.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa Fakultas Hukum UNISSAS, Sefty Aulia Sari Malindo, mengaku antusias mengikuti kegiatan simulasi tersebut karena memberikan pengalaman baru yang berkaitan langsung dengan praktik hukum pemilu.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami sebagai mahasiswa hukum, karena kami dapat belajar langsung mengenai proses persidangan di Bawaslu. Pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang bagaimana mekanisme penanganan pelanggaran pemilu dilaksanakan,” ungkap Sefty.
Bawaslu Kabupaten Sambas berharap kegiatan simulasi seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan pengawasan partisipatif serta peningkatan literasi kepemiluan di lingkungan akademik.
Selain itu, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap demokrasi dan penegakan hukum pemilu.
Artikel Terkait
Edukasi Pemilih Pemula, BEM UNISSAS Bersama Bawaslu Sambas Hadir di MAS Al-Hikmah Sidang
Perkuat Pemahaman Generasi Pemuda, Bawaslu Sambas Gandeng Mahasiswa Fakultas Hukum UNISSAS
PERKUAT SINERGI KELEMBAGAAN BAWASLU SAMBAS LAKUKAN KUNJUNGAN DAN SILATURAHMI KE KEJAKSAAN NEGERI SAMBAS
Bawaslu Kabupaten Sambas Jalin Silaturahmi dan Perkuat Sinergi dengan Kodim 1208/Sambas
Bawaslu Kabupaten Sambas Perkuat Sinergi dengan Polres Sambas dalam Mendukung Pemilu 2029