Atasi Problem Banjir Singkawang, Niken Ingatkan Kesadaran Kolektif

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Kamis, 2 November 2023 | 14:34 WIB
Niken Tia Tantina  (yokalbar )
Niken Tia Tantina (yokalbar )
 
YOKALBAR -- Banjir masih menjadi masalah berulang Kota Singkawang
 
Hasil penelitian  Fakultas Teknik Untan Tahun 2010 menyebutkan permasalahan drainase, curah hujan yang tinggi hingga  tidak ada budaya sungai ditengarai menjadi pemicu.
 
Untuk mengurangi dampak kerugian yang dialami masyarakat, setidaknya ada dua langkah awal dalam yang dapat menjadi prioritas guna menanggulangi problem ini. Kamis (2/11/2023).
 
 
 
Pertama memperkuat Early Warning System atau peringatan dini di lokasi atau wilayah rawan banjir.
 
Serta adanya skenario mitigasi yang jelas agar ketika banjir terjadi langkah yang dilakukan baik oleh pemerintah maupun masyarakat dapat efektif.
 
Niken Tia Tantina, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat menilai semua pihak harus terlibat dalam mengentaskan banjir Singkawang dalam bentuk kesadaran kolektif. Tidak bisa berdiri sendiri.
 
"Harus dibawa dalam semangat kolektifitas dan kepedulian bersama agar memperkuat upaya early warning system dan memperkuat skenario mitigasi." kata Niken.
 
Survey Investigasi Desain atau SID pengendalian banjir harus dilakukan agar tata kelola dan rancangan menyelesaikan masalah banjir dapat dilakukan terstruktur dan memberikan dampak yang baik bagi masyarakat.
 
"Diperkuat dengan SID serta kerja semua orang tanpa terkecuali apapun latar belakang politiknya atau instansinya baik di tataran pemerintahan Kota Singkawang maupun Provinsi," kata legislator perempuan yang mengusung tagline aspirasi dengan hati ini.
 
Niken mengingatkan kesadaran kolektif ini harus dilakukan hari ini karena kita semua tidak tahu dampak dan daya rusak jika banjir yang kita alami kemarin terulang di masa akan datang 
 
"Saya menyerukan kerja kolektif semua aktor yang ada di Singkawang supaya bencana banjir dapat dikendalikan, karena masyarakat adalah pihak yang ping dirugikan jika bencana berikutnya terjadi dan kita belum melakukan upaya mitigasi apapun hari ini," katanya.
 
"Jangan sampai kemudian kita terlena karena bencana banjir belum terjadi dan tanpa sadar terjadi pembiaran padahal saat inilah antara kota Singkawang dan Provinsi harus bersinergi," pungkasnya.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X