Niken Tia Tantina : Banggar DPRD Konsultasi ke Kemendagri Bahas Isu Penting Pengelolaan Anggaran

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Senin, 20 November 2023 | 12:44 WIB
Badan Aggaran DPRD Provinsi Kalimantan Barat melakukan KONSULTASI APBD KALBAR TA 2024 DI DITJEN BINA KEUDA KEMENDAGRI RI pada hari Jum’at, Tanggal 17 November 2023.  (yokalbar )
Badan Aggaran DPRD Provinsi Kalimantan Barat melakukan KONSULTASI APBD KALBAR TA 2024 DI DITJEN BINA KEUDA KEMENDAGRI RI pada hari Jum’at, Tanggal 17 November 2023. (yokalbar )

YOKALBAR, SINGKAWANG - Badan Aggaran DPRD Provinsi Kalimantan Barat melakukan KONSULTASI APBD KALBAR TA 2024 DI DITJEN BINA KEUDA KEMENDAGRI RI pada hari Jum’at, Tanggal 17 November 2023. 

Niken Tia Tantina sebagai salah satu anggota Badang Anggaran DPRD Provinsi Kalimantan Barat menuturkan konsultasi ini penting dalam capaian Pendapatan Daerah Kalbar kedepan.

Dari pertemuan tersebut, Anggota Anggaran Provinsi Kalimantan Barat berkonsultasi dan menelaah isu-isu penting dalam pengelolaan anggaran antara lain.
 
 
 
Pertama yakni peningkatkan pertumbuhan ekonomi Tahun 2024 yang berkorelasi terhadap Target Indikator Makro Pembangunan yang optimis dan mengalami kenaikan, dan dengan kenaikan Pertumbuhan Ekonomi 2024 diprediksi menjadi 5,82%. 
 
"Anggota banggar menyoroti jika kenaikan tersebut dapat menjadi  faktor pendorong meningkatnya pencapaian Pendapatan Daerah tahun depan." kata Niken, Senin (20/11/2023).
 
Adapun yang kedua selain itu Anggota Banggar juga menelaah dan menyoroti efektifitas dukungan dari upaya-upaya dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi dengan tercapainya target-target dari Indikator Makro Pembangunan.
 
"Melalui misalkan memaksimalkan pemanfaatan asset-aset daerah secara optimal dapat berpengaruh signifikan mendorong terjadinya kenaikan di sektor pendapatan daerah tahun 2024." ujarnya.
 
Aspek yang ketiga yakni target tingkat pertumbuhan Kalbar sesuai proyeksi RPD Tahun 2024-2026, yakni target capaian sebesar 5,82%. 
 
Didukung dengan kondisi asumsi ekonomi makro yang semakin membaik, sehingga dapat mendongkrak sektor Pendapatan yang seharusnya berdampak pada peningkatan PAD secara signifikan.
 
"Poin ke empat yakni anggota banggar menekankan jika APBD provinsi masih mengandalkan Pendapatan Transfer sebesar 2,926 Trilliun lebih dari Pemerintah Pusat sebagai penyumbang di sektor Bidang Pendapatan, dan ini merupakan formulasi struktur Rancangan APBD TA 2024 yang menjadi bahan diskusi kritis karena postur anggaran masih sangat mengandalkan transfer pusat-daerah." katanya.
 
Yang ke Lima kata Niken yakni terkait dengan struktur Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024, dan kesesuaian pada sisi ketentuan Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2024 karena meningkatnya Bidang Belanja, yakni di Belanja Operasi sebesar Rp. 3,916 Triliun, Belanja Modal Rp. 1,050 Triliun. 
 
"Anggota Banggar melihat dari aspek dan posisi ideal dari struktur Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024 yang susun." katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X