KRONOLOGI Dada Pria di Sambas Tertancap Kayu Hingga Tembus di Bagian Punggung Akibat Laka Lantas

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Selasa, 10 Desember 2024 | 22:07 WIB
Caption: Kayu yang menancap di badan Rahmat berhasil dikeluarkan. (istimewa)
Caption: Kayu yang menancap di badan Rahmat berhasil dikeluarkan. (istimewa)

YOKALBAR, SAMBAS - Rahmat (30), seorang pengendara motor terpaksa dilarikan ke RSUD Sambas lantaran mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Dusun Jambu, Desa Sayang Sedayu, Kecamatan Teluk Keramat pada Senin (09/12/2024) malam.

Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka dibagian dada sebelah kiri yang tertancap kayu cerocok hingga tembus kebagian belakang.

Kasat Lantas Polres Sambas, AKP Yunita Puspita Sari membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan kejadian ini berawal pada saat sepeda motor honda yang dikendarai Rahmat sedang melakukan perjalanan dari rumahnya di Kecamatan Semparuk menuju ke rumah pamannya yang berada di Dusun Tebing Jaya, Desa Pipit Teja Kecamatan Teluk Keramat.

Baca Juga: Serap Aspirasi Masyarakat, H Subhan Nur Gelar Reses di Kecamatan Tebas

Namun dengan kondisi curah hujan dan suasana jalan yang gelap serta kurangnya lampu penerangan menuju jembatan yang sedang ada perbaikan di Jalan Raya Dusun Jambu, Desa Sayang Sedayu, pengendara tersebut berjalan lurus menuju jembatan hingga menabrak kayu cerocok yang sedang terpasang di area jembatan yang digunakan untuk penghalang atau batas jembatan.

Kemudian, kayu cerocok tersebut menusuk dada kiri pengendara hingga kebagian belakang badan sebelah kiri dan terpental ke samping kanan jalan sehingga terjadi lah laka lantas (laka tinggal di jalan raya tersebut.

"Saat ini korban sudah berada di RSUD Sambas untuk dilakukan perawatan medis," kata Kasat Lantas.

Baca Juga: Sri Mulyani Beberkan Kebijakan Prabowo untuk Masyarakat Miskin: Bansos hingga Bantuan Pendidikan

Terpisah, Kasat Lantas Polres Sambas menambahkan, memasuki musim penghujan pengendara di seluruh wilayah Kabupaten Sambas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara mengingat kondisi jalanan yang cenderung licin.

"Hujan disertai angin kencang, selain mengakibatkan jalanan licin, juga berpotensi adanya pohon tumbang di jalanan. Saya imbau para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan," ungkap AKP Yunita.

Selain itu, dalam rangka menghindari potensi kecelakaan dan meminimalkan risiko terjadinya korban jiwa, masyarakat dihimbau untuk mengurangi kecepatan saat berkendara.

Baca Juga: Perangi Korupsi, Prabowo Luncurkan e-Katalog 6.0: Hemat Biaya Pengadaan 30%

"Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan sesuai dengan kondisi cuaca dan jalan. Hal ini menjadi kunci keselamatan kita bersama," tambahnya.

Himbauan ini disampaikan sebagai upaya preventif untuk memastikan keselamatan pengendara saat beraktivitas di jalan raya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X