Peringati Hari Ibu ke-96, Dekranasda Kalbar Gelar Promosi Wastra Khas Kalimantan Barat

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Senin, 30 Desember 2024 | 16:38 WIB
Caption: Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat bersama TP-PKK dan DWP se-Kalbar menggelar agenda promosi wastra khas Kalimantan Barat. (istimewa)
Caption: Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat bersama TP-PKK dan DWP se-Kalbar menggelar agenda promosi wastra khas Kalimantan Barat. (istimewa)

YOKALBAR, PONTIANAK - Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-96 Tahun 2024, Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat bersama TP-PKK dan DWP se-Kalbar menggelar agenda promosi wastra khas Kalimantan Barat di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (19/12/2024).

Dengan mengusung tema "Wastra Kalbar dari Ibu untuk Indonesia", agenda ini sekaligus menjadi apresiasi bagi wanita tangguh di Kalbar bersama para perajin perempuan yang telah memberikan karya dan prestasi terbaik untuk provinsi Kalbar, hingga wastra-wastra tersebut dikenal di tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan ini berlangsung meriah, yang dihadiri oleh Pj. Gubernur Kalbar, Harisson, Penjabat Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Ny. Windy Prihastari Harisson, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar Mohammad Bari, Pejabat Ketua DWP Provinsi Kalimantan Barat Ny. D. Efy Masfiaty M. Bari dan Kepala Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Baca Juga: Kombes Aris Tri Yunarko Promosi Jadi Dirkrimsus Polda Bengkulu

Tak hanya itu, kegiatan Wastra Kalbar dari Ibu untuk Indonesia ini turut dimeriahkan dengan pagelaran fashion show wastra yang melibatkan 35 Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari seluruh Provinsi Kalimantan Barat.

Penjabat Gubernur Harisson mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan wastra hasil karya ibu-ibu penenun yang ada di Kalimantan Barat.

“Nah pada kegiatan ini juga sebenarnya kita mengangkat wastra di Kalimantan barat, wastra inikan sebenarnya yang menenun itu ibu-ibu, dengan kita terus mempromosikan seperti yang kita ketahui memang wasra kita sudah dikenal di nasional bahkan sekarang sudah merambah ke internasional. Wastra kita dari Sintang sudah dipakai di pertemuan - pertemuan internasional nah ini perlu terus kita promosikan dalam rangka meningkatkan pendapatan ibu-ibu penenun, pengrajin yang ada di Kalimantan barat ini supaya mereka terus bisa melestarikan budaya kita dan disamping itu juga menambah pendapatan mereka,” kata Harisson. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X