Yokalbar, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, membuka kegiatan Kick Off Serambi 2025 dengan tema Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri di halaman Masjid Raya Mujahidin, pada Rabu, 5 Maret 2025.
Acara ini menjadi momentum untuk mendorong ketahanan pangan serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah menjelang Idul Fitri.
Baca Juga: BPBD Kalbar Ingatkan Warga Tetap Waspada Potensi Longsor Bukit Seha Landak
Baca Juga: Anggaran Infrastruktur Berkurang, Ria Norsan Pastikan Pembangunan Tetap Berjalan
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kalbar serta pimpinan perbankan, termasuk Bank Indonesia yang menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dalam sambutannya, Norsan mengapresiasi upaya Bank Indonesia dalam mengadakan gerakan pangan murah sebagai langkah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan.
“Saat ini, pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat berada di angka 4,9% dengan inflasi yang masih terkendali. Kinerja sektor perdagangan dan daya beli masyarakat menjadi faktor utama dalam menjaga stabilitas ini,” kata Norsan.
Selain menyoroti perekonomian, ia juga menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya ketahanan pangan. Menurutnya, sektor pertanian harus diperkuat agar masyarakat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan tanpa bergantung pada impor.
“Presiden berpesan agar kita meningkatkan ketahanan pangan, khususnya di Kalimantan Barat. Harapannya, ke depan kita bisa menjadi negara yang mampu mengekspor hasil pangan sendiri,” tambahnya.
Acara ini kemudian dilanjutkan dengan pemukulan beduk oleh Gubernur Ria Norsan, Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, Wakil Ketua DPRD Kalbar Syarif Amin Muhammad, serta perwakilan Bank Indonesia Anggini Sari. Selain itu, secara simbolis dilakukan pelepasan mobil penukaran uang yang akan berkeliling ke beberapa wilayah di Kalimantan Barat.