Mitigasi Banjir di Pancaroba dan Teluk Bakung: BPBD Kalbar Usulkan Waduk dan Pengerukan Parit

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Selasa, 11 Maret 2025 | 03:32 WIB
Ketua Satgas Informasi dan Data BPBD Kalbar, Daniel (yokalbar )
Ketua Satgas Informasi dan Data BPBD Kalbar, Daniel (yokalbar )

YOKALBAR PONTIANAK – Banjir di Desa Pancaroba dan Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, terus berulang di titik yang sama.

Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat menegaskan perlunya langkah mitigasi struktural guna mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Kalbar, Daniel, mengungkapkan bahwa banjir ini disebabkan oleh air kiriman dari wilayah hulu, seperti Kabupaten Landak dan Sanggau. Secara geografis, Pancaroba berada di dataran rendah, sehingga air yang turun dari hulu langsung menggenangi wilayah tersebut.

Baca Juga: Gubernur Kalbar Ria Norsan Sebut Pemprov Siapkan Langkah Penanganan Banjir, PUPR dan BPBD Tinjau Lokasi

Baca Juga: Sambangi Pasar Tradisional dan Modern, Harga Bapok di Pontianak Terpantau Stabil

“Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan pengerukan parit yang tersumbat agar aliran air lebih lancar. Selain itu, solusi jangka panjangnya adalah membangun waduk penampungan di daerah ini untuk mengelola debit air yang datang dari hulu,” ujar Daniel, Senin (10/3/2025).

Selain pembangunan waduk, solusi lainnya adalah relokasi permukiman warga yang berada di area dataran rendah serta peninggian badan jalan guna mengurangi risiko banjir dan kemacetan. Namun, keputusan relokasi bergantung pada kesiapan masyarakat yang terdampak.

Untuk saat ini, BPBD bersama kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan tengah berupaya mengurai kemacetan akibat banjir agar arus lalu lintas tetap berjalan. Namun, mitigasi jangka panjang tetap menjadi prioritas agar peristiwa ini tidak terus berulang.

Dengan langkah-langkah ini, BPBD Kalbar berharap daerah Pancaroba dan Teluk Bakung bisa lebih siap menghadapi musim hujan serta meminimalisir dampak banjir bagi warga dan pengguna jalan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X