YoKalbar, Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pembinaan dan pengembangan atlet disabilitas dalam kegiatan Talent Scouting and Identification yang diselenggarakan oleh NPCI Kalimantan Barat, di Gor Pangsuma, pada Sabtu, 3 Mei 2025.
“Momentum ini kita jadikan titik awal untuk selalu mendukung para atlet untuk berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional, maupun internasional,” kata Norsan.
Ia menekankan bahwa kegiatan pencarian bakat ini bukan sekadar ajang seleksi, melainkan bagian dari proses pemberdayaan potensi olahraga bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi, termasuk di bidang olahraga.
Baca Juga: Kabur Sebulan dari Kejaran Polisi, Maling Rumah di Pontianak Ditangkap di Landak
Baca Juga: Keseruan Outbound Sinergi Manajemen BOSP 2025 Kota Singkawang
Norsan juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap pembinaan disabilitas, yang kini sudah mendapat dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022. Ia menyebut keberhasilan atlet asal Kalbar, seperti Fauzi Purwa Laksono di cabang lempar lembing sebagai contoh nyata bahwa pembinaan yang tepat mampu menghasilkan prestasi kelas dunia.
“Jangan merasa berbeda. Jangan merasa kekurangan. Kita harus menunjukkan bahwa kita mampu berprestasi sampai ke tingkat internasional,” tegas Norsan.
Pemerintah Kalimantan Barat, kata Norsan, siap bersinergi dengan NPCI dalam mendukung pembinaan atlet disabilitas secara berkelanjutan. Ia berharap akan muncul lebih banyak atlet berprestasi dari Kalbar di masa mendatang.
Artikel Terkait
Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Melalui Literasi Investasi Syariah Digital Pontianak
Berkat Aksi Bedah Rumah Warga Miskin, Babinsa TNI Ini Terima Penghargaam Dari Pemerintah Kota Singkawang
Kabur Sebulan dari Kejaran Polisi, Maling Rumah di Pontianak Ditangkap di Landak
Hardiknas di SMKN 4: Gubernur Ria Norsan Tanam Semangat Jadi Pemimpin