YOKALBAR PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengingatkan para aparatur sipil negara (ASN) yang akan memasuki masa pensiun mulai tahun pesan agar tidak terjebak dalam pola pikir pasif. Dalam sosialisasi purnatugas di Aula Garuda, Kantor Gubernur Pontianak, p. Norsan menekankan pentingnya menjaga produktivitas meski telah pensiun.
“Pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Jangan hanya diam di rumah. Lakukan aktivitas yang bermanfaat, ikut pengajian, berorganisasi, atau berkebun. Gerakkan badan dan pikiran agar tetap sehat,” kata Norsan.
Baca Juga: Gubernur Kalbar Dukung Pembentukan Koperasi Merah Putih
Diperkirakan akan ada 358 ASN yang akan pensiun mulai tahun depan, termasuk 12 pejabat eselon II dan 26 eselon III dan 126 orang guru. Norsan menyarankan agar rencana usaha dipikirkan matang-matang agar tidak berakhir merugi.
“Kalau mau usaha, hitung risikonya. Jangan sampai modal habis dan hidup makin terpuruk,” tegasnya.
Menurutnya, pensiun bukan akhir dari pengabdian. “Bakti Bapak Ibu di pemerintahan sudah selesai, tapi pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti. Jadikan masa pensiun sebagai kesempatan untuk terus berkarya dan berbagi ilmu,” kata Norsan.
Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Bank Kalbar dan JAMKRIDA Kalbar yang menawarkan program pendanaan untuk pensiunan.
Artikel Terkait
Sempat Divonis Bebas dalam Kasus Pencurian 774 Kg Emas di Kalbar, Yu Hao WNA China Dijebloskan ke Penjara
Catat! Inilah Kantong Parkir Resmi Saat HUT Bhayangkara Ke-79 di Monas
Dugaan Korupsi Dana Hibah Mujahidin Masuk Tahap Sidik, Jaksa Panggil Mantan Gubernur Kalbar
Timnas Indonesia U-17 Lolos Piala Asia U-17 2026 Tanpa Perlu Lewat Kualifikasi!