YOKALBAR - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong ekspansi produk sarang burung walet nasional, termasuk memperluas pasar ekspor dan membuka ceruk pasar domestik.
Hal itu disampaikannya usai meninjau proses produksi Ong Birdnest, salah satu pelaku usaha sarang walet yang mengelola produksi dari hulu hingga hilir.
Menurut Budi, proses pengolahan sarang walet di Ong Birdnest telah memenuhi standar kebersihan dan ketelitian tinggi.
Baca Juga: Pemerintah Kota Singkawang Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia
Baca Juga: Temui Menteri PUPR Hingga Kunjungi PT SMI, Tjhai Chui Mie Fokus Bangun Infrastruktur Singkawang
“Prosesnya bersih, bagus, dan semuanya dilakukan manual sehingga sangat teliti. Produknya juga beragam,” ujarnya kepada awak media, Kamis (11/12).
Dorong Perluasan Ekspor Langsung ke Cina
Budi mengungkapkan bahwa produk Ong Birdnest selama ini diekspor ke Cina melalui Singapura. Pemerintah mendorong agar pelaku usaha dapat memperluas jaringan pembeli dan memanfaatkan program UMKM Bisa Ekspor.
“Kita ingin dapat lebih banyak buyer lagi. Nanti kita ikutkan di program UMKM Bisa Ekspor,” kata Budi.
Ia menjelaskan, pemerintah melalui Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) terus memperluas jaringan pemasaran produk Indonesia.
“ITPC kita ada 46 di 33 negara. Tugasnya memastikan produk ekspor kita bisa masuk ke negara-negara tersebut,” jelasnya.
Hingga Oktober 2025, Kemendag telah memfasilitasi 1.132 UMKM untuk masuk pasar ekspor, dengan transaksi mencapai 134,4 juta dolar AS atau setara Rp 2,1 triliun.
“Kebanyakan dari mereka sebelumnya belum pernah ekspor,” ujarnya.
Pasar Dalam Negeri Masih Terbuka Lebar
Artikel Terkait
Pemerintah Kota Singkawang Mengucapkan Selamat Datang ke Kota Singkawang Kepada Care City Church
Temui Menteri PUPR Hingga Kunjungi PT SMI, Tjhai Chui Mie Fokus Bangun Infrastruktur Singkawang
Pemerintah Kota Singkawang Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Hak Asasi Manusia Sedunia