Wakil Gubernur Kalbar jadi Narasumber di DPD GAMKI

photo author
Saputra Yokalbar, YoKalbar
- Senin, 22 Desember 2025 | 03:12 WIB
KRISANTUS KURNIAWAN Wakil Gubernur Kalbar (yokalbar)
KRISANTUS KURNIAWAN Wakil Gubernur Kalbar (yokalbar)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong peran aktif organisasi kepemudaan dalam pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, S.IP., M.Si., saat menjadi narasumber pada Study Meeting Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Provinsi Kalimantan Barat (DPD GAMKI Kalbar) di Hotel Star Pontianak, Selasa (16/12/2025).

Dalam arahannya, Wagub Kalbar menekankan pentingnya sinergi antara GAMKI dan pemerintah daerah, khususnya dalam memberikan masukan yang konstruktif dan objektif bagi jalannya pemerintahan serta pembangunan daerah.

“Saya berharap GAMKI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dan secara aktif memberikan masukan-masukan yang konstruktif dan objektif terhadap kebijakan serta pembangunan daerah,” ujar Krisantus.

Ia menjelaskan bahwa Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan wilayah yang sangat luas, bahkan hampir setara dengan gabungan Pulau Jawa, Madura, dan Bali, namun hanya dikelola oleh satu provinsi dengan 14 kabupaten/kota.

“Wilayah yang luas ini tentu menjadi tantangan tersendiri dalam pemerataan pembangunan,” jelasnya.

Krisantus juga menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Kalbar, mulai dari mineral, pertambangan, hingga sektor pertanian dan perkebunan, yang dinilainya belum sepenuhnya berdampak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Kalbar memiliki hampir semua jenis sumber daya alam, seperti emas, bauksit, hingga potensi pertanian yang sangat luas. Namun secara jujur saya sampaikan, dampak industrialisasi ini belum sepenuhnya dirasakan oleh masyarakat sekitar,” tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya kepatuhan investor terhadap kewajiban sosial perusahaan, termasuk community development sebagaimana diamanatkan undang-undang.

“Undang-undang telah mengatur kewajiban perusahaan untuk mengembalikan sekitar 2 hingga 2,5 persen dari nilai usaha kepada masyarakat sekitar. Ini masih menjadi tantangan besar dan perlu pengawalan bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Wagub berharap GAMKI yang diisi oleh generasi muda berpendidikan dan berlatar belakang akademik dapat terlibat aktif dalam merumuskan solusi kebijakan pembangunan.

“Saya tahu GAMKI diisi oleh anak-anak muda yang berkualitas dan memiliki kapasitas. Karena itu, saya berharap GAMKI dapat ikut mengawal kebijakan dan menjawab tantangan pembangunan ke depan,” ujarnya.

Krisantus juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan toleransi sebagai fondasi utama pembangunan di Kalimantan Barat yang dikenal sebagai miniatur Indonesia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Saputra Yokalbar

Rekomendasi

Terkini

X