YOKALBAR, SINGKAWANG - Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Tahun Anggaran 2025 dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung khidmat, tertib, dan lancar di Lapangan Sapta Marga Rindam XII/Tanjungpura, Rabu (7/1/2026).
Sebanyak 185 mantan siswa Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang II Tahun 2025 dan 188 mantan siswa Diktukba TNI AD Gelombang I Tahun 2026 secara resmi dilantik dan menyandang pangkat Sersan Dua, menandai berakhirnya proses pendidikan dan pembentukan sebagai prajurit Bintara TNI AD.
Dalam amanat yang dibacakan, Pangdam XII/Tpr menegaskan bahwa upacara pelantikan ini merupakan tonggak awal perubahan status dari warga sipil menjadi prajurit TNI AD, serta bagi prajurit Diktukba merupakan peralihan golongan dari Tamtama menjadi Bintara. Oleh karena itu, para Bintara dituntut memiliki sikap, perilaku, dan mentalitas yang mencerminkan nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa peran seorang Bintara sangat strategis karena menjadi penghubung antara pimpinan dan prajurit di lapangan, sekaligus berfungsi sebagai motor penggerak dan tulang punggung satuan. Para Bintara diharapkan mampu menumbuhkan semangat, soliditas, dan disiplin prajurit serta menunjukkan jati diri sebagai Tentara Pejuang, Tentara Rakyat, dan Tentara Nasional Indonesia.
Tujuan pendidikan ini, lanjut Pangdam, mengacu pada visi dan misi TNI AD untuk membentuk prajurit yang profesional di bidang taktik dan teknik penggunaan Alutsista, memiliki karakter tanggap, tanggon, dan trengginas sesuai Tri Pola Dasar Pendidikan, serta mampu beradaptasi dengan dinamika perubahan situasi dan kondisi lingkungan tugas.
Mengakhiri amanatnya, Pangdam XII/Tpr menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para Bintara baru atas keberhasilan menempuh pendidikan. Ia berpesan agar para prajurit senantiasa meningkatkan kemampuan dan profesionalisme melalui belajar dan berlatih secara berkelanjutan, serta selalu berpikir, bersikap, dan bertindak dengan berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. (*)
Artikel Terkait
Usai Dituduh Terlibat Jaringan Narkotika Internasional, Nicolas Maduro: Saya Masih Presiden Venezuela
Influencer DJ Donny Kawal Sidang Eksepsi Nadiem Makarim: Ingatkan soal Evaluasi Kebijakan, Bukan Kriminalisasi
Kejati Kalbar lanjutkan Penggeledahan di KSOP Ketapang
Prabowo Pastikan Anggaran Penanganan Bencana Cukup: Bantuan Boleh Masuk dengan Mekanisme dan Prosedur yang Jelas
Viral Perjuangan Guru di Aceh Tengah, Menaiki Sling untuk Melintasi Sungai demi Jalankan Tugas Mengajar ke Sekolah