YOKALBAR- Warga yang berasal dari tujuh desa di Kecamatan Ketungau Tengah dan Kecamatan Ketungau Hilir melakukan unjuk rasa di halaman pabrik PT Buana Hijau Abadi 2.
Adaun tujuh desa tersebut yakni dari Kecamatan Ketungau Hilir masisng-masing Desa Pampang Dua , Desa Sungai Mali, Desa Batu Ampar , Desa Maung, Adapun yang berasal dari Kecamatan Ketungau Tengah yakni Desa Tirta Karya , dan Desa Mungguk Lawang yang tergabung didalam Kopsa Bina Tani Sejahtera.
Kapolsek Ketungau Hilir IPTU Nikadelis Dekok memimpin langsung pengamanan unjuk rasa tersebut. Dirinya memastikan tidak ada kejadian anarkis dan situasi keamanan kondusif.
Baca Juga: Harga Eceran Tertinggi Gas Elpiji 3 Kg di Kalimantan Barat Naik Jadi Rp 18.500
Baca Juga: Nadiem Dorong agar Media Massa Memberikan Ruang Bagi Sektor Pendidikan untuk Berkolaborasi
Didalam aksi yang digelar pada Senin (13/3) siang dihalaman Pabrik PT. Buana Hijau Abadi 2 tersebut tidak terdapat tindakan-tindakan yang mengarah pada aksi anarkis namun anggota Pengamanan tetap disiagakan disekitar lokasi aksi.
Kapolsek yang langsung memimpin pengamana memberikan himbauan pada saat jalannya aksi.
“Agar warga yang mengikuti aksi tetap menjaga kondusifitas yang ada di desa, kemudian jika memang bisa agar tidak menutup atau menyegel perusahaan karena merupakan tempat bersama mencari nafkah bagi masyarakat yang bekerja disitu”. katanya menenangkan warga.
Artikel Terkait
BREAKING NEWS Kasus Pembunuhan Ibu Muda di Sungai Asam Terkuak, Ternyata Ada Hubungan Gelap Korban dan Pelaku
Timah Panas Bersarang di Kedua Kaki Pelaku Pembunuhan Ibu Muda di Sungai Asam
Berujung Dilumpuhkan, Begini Kronologi Pelaku Pembunuhan Ibu Muda di Sungai Asam Mencoba Kabur dari Polisi
Kelabui Keluarga, Pelaku Pembunuhan Ibu Muda di Sungai Asam Sempat Izin Pergi ke Singkawang
Motif Pembunuhan di Sungai Asam Terungkap, Ada Hubungan Gelap Antara Pelaku dan Korban