YOKALBAR - Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Adhe Hariadi yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Tri Prasetiyo mengungkap motif di balik kasus pembunuhan di Swignyo, Pontianak, Kalimantan Barat.
Kedua pelaku berinisial MI (21) dan AL (22) ini, Kapolres katakan, akan menyerang siapa saja yang menyinggung mereka.
"Siapapun yang menyinggung mereka langsung serang," ujar Kombes Pol Adhe Hariadi pada konferensi pers.
Baca Juga: Tewas Kehabisan Darah, Satu Pelaku Pembunuhan di Suwignyo Ditindak Tegas Akibat Melawan Polisi
Dirinya juga menyimpulkan, kasus pembunuhan di Swignyo, Pontianak, yang menewaskan HR (30) tersebut bukanlah pembegalan.
"Hasil pemeriksaan sementara disimpulkan, bahwa peristiwa tersebut bukan kasus begal," ucapnya.
Ia menyebutkan, diduga kuat kedua pelaku dalam pengaruh narkoba saat melancarkan aksi tersebut.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Warga Singkawang di Suwignyo Pontianak Akhirnya Diringkus Polisi
Perlu diketahui, MI dan AL merupakan warga Pontianak Selatan.
Keduanya ditangkap jajaran Polresta Pontianak dibackup Polda Kalbar di Sajingan Besar Sambas.
Sebelum ditangkap, keduanya sempat kabur dengan berpindah-pindah tempat, seperti sintang, sanggau dan Malaysia. (*)
Artikel Terkait
KRONOLOGI Calon Jemaah Umrah Asal Sambas Terlantar Hingga Diduga Kuat Jadi Korban Penipuan
Pelaku Pembunuhan Warga Singkawang di Suwignyo Pontianak Akhirnya Diringkus Polisi
Tewas Kehabisan Darah, Satu Pelaku Pembunuhan di Suwignyo Ditindak Tegas Akibat Melawan Polisi
Kisah Abu Jahal, Pohon Kurma Saja Tak Sanggup Hidup Di Sekitarnya
Bupati Sambas Berikan Santunan untuk Guru Ngaji hingga Pengurus Jenazah