YOKALBAR -- Empat oknum mahasiswa melakukan pembakaran foto Peesiden Republik Indonesi,foto Ketua DPR RI Puan Maharani serta Foto Ketua DPRD Kalbar saat aksi demo menuntut pencabutan PP No 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja digedung DPRD Kalbar pada Jumat (31/2023) lalu akhirnya minta maaf setelah sempat diamankan oleh Polresta Pontianak.
Dari keterangan Keempat oknum mahasiswa tersebut IH,AN,RF serta ZN, melakukan perbuatan membakar foto Presiden,Ketua DPR RI di gedung DPRD Kalbar pada jumat lalu karena kekecewaan mereka terhadap keputusan pemerintah dan DPR RI yang menetapkan terkait UU cipta Kerja.
"Keempatnya membuat surat pernyataan dan melakukan permintaan maaf," kata Kasatreskrim Polresta Kompol Tri Prasetiyo
Baca Juga: Puluhan Petugas Gabungan Siaga di Lokasi Balap Liar Singkawang
Baca Juga: 22 Jemaah Umrah Diberangkatkan Ke Jeddah
Bertempat dipolresta pontianak dan menjalani pemeriksaan oleh petugas Minggu, (2/4/2023) akhirnya keempat pelaku didampingi Kasat Reskrim Polresta Pontianak,membuat surat pernyataan bahwa perbuatan yang dilakukan adalah salah, dan keempatnya meminta maaf kepada kepada masyarakat Indonesia,kepada Presiden RI,kepada Ketua DPR RI serta Ketua DPRD Kalbar.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Tri Prasetyo pihaknya untuk proses hukum selanjutnya masih melakukan pendalaman dan dilakukan pemeriksaan terkait motif dari perbuatan mereka.
Artikel Terkait
Bahas Soal Penanganan Narkoba, LSM Kesatu Gelar Diskusi Terbuka Bersama Elemen Masyarakat Singkawang
22 Jemaah Umrah Diberangkatkan Ke Jeddah
Cuti Bersama Libur Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijiriah Sudah Direvisi Pemerintah, Begini Hasil Terbarunya
Puluhan Petugas Gabungan Siaga di Lokasi Balap Liar Singkawang
Panglima TNI Kunjungi Jagoi Babang Tekankan Hal Berikut Terkait Perbatasan