YOKALBAR - Sebanyak 37 kasus DBD ditemukan di Singkawang sejak Januari - Agustus 2023 ini.
Beruntung dari puluhan kasus DBD tersebut belum menyebabkan korban meninggal dunia.
Meski begitu, sebagian besar penderita DBD tersebut merupakan anak-anak.
Baca Juga: 37 Kasus DBD Ditemukan di Singkawang, Sebagian Besar Penderita Adalah Anak-anak
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang, Mursalin menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi oleh petugas puskesmas, virus DBD berasal dari tempat tinggal dan sekolah.
"Ada pada keduanya, karena di sekolah-sekolah masih ditemukan jentik-jentik khususnya di tempat penampungan air," ujarnya.
Baca Juga: Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Diare: Khasiat Luar Biasa yang Perlu Anda Ketahui
Sehingga, program pembagian abate dan upaya 3M selain digalakkan di rumah juga dilakukan di sekolah-sekolah. (*)
Artikel Terkait
Kunjungi Kalbar, Irjen Kementan Pesan Jaga Kedaulatan Pangan
Jan Maringka : Manisnya Jeruk Sambas Tidak Kalah dari Jeruk Luar Negeri
IKIP PGRI PONTIANAK GELAR PKM LITERASI SEJARAH DI SDIT- AL BAISUNY PONTIANAK
Manfaat Air Kelapa Hijau untuk Diare: Khasiat Luar Biasa yang Perlu Anda Ketahui
37 Kasus DBD Ditemukan di Singkawang, Sebagian Besar Penderita Adalah Anak-anak