YOKALBAR -- Indonesia mendapatkan tambahan kuota haji sebesar 20 ribu orang. Hal ini menjadi kabar baik bagi calon jemaah haji asal Indonesia lantaran kini daftar tunggu diantaranya ada yang mencapai hingga 47 tahun.
Kabar baik ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika menghadiri peringatan hari santri.
Jokowi menceritakan pengalamannya meminta tambahan kuota Haji kepada Perdana Menteri Arab Saudi, Pangeran Muhammad Bin Salman.
Baca Juga: 2 Pria Asal Bengkayang Diringkus, Polres Singkawang Berhasil Selamatkan 40 Ribu Jiwa dari Narkoba
Jokowi kala berkunjung ke Arab Saudi diajak oleh Pangeran MBS untuk makan siang bersama.
Melihat suasana hati Pangeran MBS sedang bahagia, Jokowi kemudian memberanikan diri untuk meminta tambahan kuota haji.
"Pangeran MBS terkejut karena daftar tunggu haji Indonesia mencapai 47 tahun, beliau mengatakan besok pagi akan dikabari informasi penambahannya," katanya.
Benar saja keesokan harinya Jokowi kemudian mendapatkan informasi jika Indonesia mendapatkan penambahan kuota sebanyak 20 ribu.
"Mudah-mudahan dari penambahan ini yang daftar tunggu 47 tahun bisa maju 45 tahun, ya masih lama tapi harus disyukuri karena ini kemajuan," katanya.
Sebelumnya berdasarkan data dari Kementerian Agama RI jumlah kuota haji Indonesia pada tahun 2023 mencapai 221.000 jiwa. Sehingga dengan adanya penambahan ini maka bisa mencapai 241 ribu jiwa.
Artikel Terkait
64 Ribu Calon Jemaah Haji Indonesia Telah lanjut Usia, Kemenag Usung Semangat 'Haji Ramah Lansia'
111 Jemaah Haji asal Singkawang Berangkat Hari ini, Pj Wako Sumastro Pesankan Hal Ini
Menuju Baitullah, Berikut Nama Jemaah Haji Paling Tua dan Paling Muda Asal Singkawang
Kemenag Gelar Sayembara Batik Haji, Hadiah Puluhan Juta Rupiah