YOKALBAR - Sebagian publik di media sosial tengah ramai menyoroti akun media sosial resmi milik RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda yang ramai digeruduk warganet.
Bukan tanpa sebab, RSUD AWS dibayangi dugaan kelalaian atau pelanggaran medis (malpraktik) terhadap seorang pasien EW (63) rawat jantung.
Dalam unggahan Instagram @kaltimfolks, pada Sabtu, 30 Mei 2026, tim dokter RSUD AWS diduga kuat menyalahi prosedur hingga menyebabkan pasien tersebut mengalami kondisi kritis.
"Pelanggaran rencana medis, pihak dokter diduga memaksakan pemasangan ring (stent) baru yang tidak sesuai ukuran, hingga menabrak 2 ring lama yang terpasang," tulis postingan tersebut.
Dugaan pelanggaran lain yang tak kalah menyita perhatian, yakni kawat sepanjang 2 cm terputus dalam jantung pasien.
"Tertinggal di dalam jantung pasien, tanpa ada informasi jujur kepada pihak keluarga pasca-operasi," tulis laporan serupa.
Kejanggalan Terungkap di Singapura
Dalam postingan tersebut, mengungkap adanya kejanggalan laporan pihak rumah sakit setelah pasien rawat jantung tersebut dilarikan ke RS Mount Elizabeth Novena, Singapura.
"Tim dokter di sana terkejut, menemukan kawat yang tertinggal telah menyumbat 90 persen aliran oksigen ke jantung," terangnya.
Atas dugaan insiden ini, warganet pun ramai menyoroti tindakan fatal tersebut hingga hingga sikap pihak rumah sakit yang dinilai mempersulit keluarga dengan memberikan CD rekam medis kosong.
"Usut tuntas kasus malpraktik!" demikian deret komentar warganet yang membanjiri Instagram resmi RSUD AWS Samarinda.
Berkaca dari hal itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ternyata pernah melakukan investigasi kasus malpraktik serupa di RSUD AWS Samarinda.
Skandal Malpraktik terhadap Bayi 3 Bulan
Dalam kasus berbeda, RSUD AWS Samarinda pernah terjerat kasus dugaan kelalaian medis yang mengakibatkan tangan seorang bayi berusia 3 bulan menghitam akibat pemasangan alat infus.
Artikel Terkait
Selain Menolak Lomba Ulang, SMAN 1 Sambas Minta Pemulihan Nama Baik usai Kontroversi LCC 4 Pilar MPR Kalbar
Prabowo: Tidak Ada Negara yang Bisa Bertahan Tanpa Produksi Pangan yang Berkesinambungan
MPAI UAD dan Lazismu Kulon Progo Gelar Workshop Eco Literasi Berbasis Masjid
UMB Somasi Elfiany Syafruddin Usai Dicatut dalam Dugaan Penelitian Palsu Bersama Rifaldy Fajar cs
Presiden Prancis Puji Sikap Prabowo soal Palestina: Sangat Berani demi Perdamaian