Tak Hanya Dugaan Malpraktek Operasi Jantung, RSUD AWS Samarinda Juga Pernah Dilaporkan Lalai Infus Bayi 3 Bulan

photo author
Turnado, YoKalbar
- Minggu, 31 Mei 2026 | 18:12 WIB
Menyoroti dugaan kasus malpraktik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda terhadap pasien rawat jantung hingga bayi berusia 3 bulan. (Dok. RSUD AWS Samarinda)
Menyoroti dugaan kasus malpraktik di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda terhadap pasien rawat jantung hingga bayi berusia 3 bulan. (Dok. RSUD AWS Samarinda)

Secara terpisah, Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin pernah mengonfirmasi pihaknya tengah mengusut kasus tersebut pada Rabu, 1 April 2026.

"Kami sedang menghimpun informasi dan mendalami kejadian tersebut," kata Mualimin di Samarinda, pada hari yang sama.

"Yang jelas, masalah ini harus segera diselesaikan oleh pihak rumah sakit itu sendiri," sambungnya.

Mualimin menyebut, pihaknya membenarkan telah menerima laporan awal dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak terkait kondisi balita yang mengalami pembengkakan.

Hal tersebut, terbukti dengan adanya perubahan warna kulit menjadi hitam pada area bekas suntikan infus.

Atas kasus itu, Mualimin menekankan insiden semacam ini merupakan bentuk kejadian tidak diinginkan yang harus segera ditindaklanjuti dan dievaluasi secara komprehensif demi perbaikan layanan mutu rumah sakit.

"Langkah mitigasi cepat dan tepat sasaran ini sangat diperlukan untuk mengantisipasi ketidakpuasan masyarakat yang dapat berujung pada somasi atau tuntutan hukum berkelanjutan," tukasnya.

Hingga berita ini terbit, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen rumah sakit hingga otoritas berwenang ihwal kasus-kasus malpraktik yang terjadi di RSUD AWS Samarinda.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X