YOKALBAR NASIONAL -- Dalam setiap moment purnabakti, ada pelajaran penting yang patut kita petik dan kita renungkan, yaitu tidak ada yang abadi di dunia ini, termasuk pangkat, kedudukan dan jabatan. Semua pengalaman yang kita lalui didunia Ini, hanyalah bersifat temporer.
Kita yang dulu bukan siapa siapa, lalu diamanahi jabatan untuk waktu yang sementara, dan kelak pada akhirnya kita harus siap melepas semuanya kembali, untuk tidak menjadi siapa siapa.
Baca Juga: Kades dan Lurah Berbondong - bondong Hendak Jadi Peacemaker
Baca Juga: Mahkamah Agung Beri Bantuan untuk Korban Banjir
Hal ini disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung Prof.. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H dalam acara purnabakti 3 (Tiga) Ketua Pengadilan Tinggi Agama.
Mereka yaitu Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Dr. H. Bahruddin Muhammad, S.H., M. H, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang Drs. Ilham Abdullah, S.H., M.Kn dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Semarang Dr. H. Empud Mahpudin, S.H., M.H secara zoom, pada hari Rabu, 29 Mei 2024, bertempat diruang Kusuma Admaja lantai 14 gedung Mahkamah Agung.
Artikel Terkait
Satgas Pencegahan Korupsi Pantau Pupuk Bersubsidi
Cegah Gangguan Kamtibmas, Polisi Singkawang Gencarkan Patroli
Xiaomi Redmi 13 Segera Hadir di Indonesia Juni 2024: Spesifikasi dan Harga
Polri Pastikan Hubungan dengan Kejaksaan Agung Dalam Kondisi Baik
Mahkamah Agung Beri Bantuan untuk Korban Banjir
Kades dan Lurah Berbondong - bondong Hendak Jadi Peacemaker