Penuhi Kebutuhan LPG Indonesia, Terminal Tanjung Sekong Cilegon Pakai Teknologi Baru

photo author
Turnado, YoKalbar
- Minggu, 30 Juni 2024 | 22:36 WIB
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Rida Mulyana, saat meninjau Terminal LPG Tanjung Sekong, Banten. (esdm.go.id)
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Rida Mulyana, saat meninjau Terminal LPG Tanjung Sekong, Banten. (esdm.go.id)

Yokalbar - Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Provinsi Banten, yang menjadi tulang punggung kebutuhan LPG nasional, memastikan terus meningkatkan performa dan operasionalnya dengan memasang sejumlah teknologi baru untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus ketahanan energi Indonesia.

Pada pengoperasiannya, terminal ini menyediakan sekitar 40 persen kebutuhan LPG di tanah air. Terminal ini dikelola oleh PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak usaha dari PT Pertamina International Shipping (PIS), Sub Holding Integrated Marine Logistics (SH IML) Pertamina.

Terminal ini meningkatkan performanya antara lain dengan mengintegrasikan sistem teknologi canggih seperti Terminal Automation System, Digital Integrated Operation System (DIOS), pemanfaatan listrik tenaga surya, dan lainnya.

Baca Juga: Harga BBM Naik Tergantung Daya Beli Masyarakat, Pertamax Cs Makin Mahal

“Sebagai pemain utama di sektor logistik energi di Asia Tenggara, PIS terus berdedikasi terhadap operational excellence memastikan keandalan PET dan Terminal Tanjung Sekong dalam memenuhi kebutuhan energi Indonesia,” ujar Direktur Perencanaan Bisnis PIS Eka Suhendra, dikutip Minggu (29/6/2024).

Dengan penerapan teknologi baru ini, sepanjang 2024, Terminal Tanjung Sekong berhasil menjaga penggunaan dermaga atau Berth Occupancy Ratio (BOR) hingga 57 persen. Hal ini mendorong efisiensi waktu kapal bersandar atau Integrated Port Time sebesar 42,5 jam, dengan 284 ship call.

“Berbagai pencapaian tersebut mendorong tingkat throughput sebesar 1,28 Metric Ton atau 11 persen lebih tinggi dari target di Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP),” katanya.

Eka juga menjelaskan, berbagai investasi teknologi ini merupakan upaya menyediakan layanan yang lebih terintegrasi, mulai dari jasa marine hingga logistik. Sehingga aktivitas bisnis lebih fokus dan bisa memberikan solusi yang maksimal untuk seluruh supply chain.

“Penggunaan teknologi terbaru mendorong Terminal LPG Tanjung Sekong menjadi terminal LPG paling canggih di Indonesia dalam pengelolaan dan penyaluran LPG, sehingga kedepannya akan menjadi flagship dalam memberikan layanan terbaik khususnya terminal,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Turnado

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X