Keren! BPBD Kalbar Siapkan 7 Helikopter Hadapi Karhutla

photo author
Sulandra, YoKalbar
- Sabtu, 31 Agustus 2024 | 10:23 WIB
Caption: Helikopter yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). (istimewa)
Caption: Helikopter yang disiapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). (istimewa)

YOKALBAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) telah menyiapkan tujuh helikopter dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketujuh helikopter ini merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang diperuntukkan untuk membantu Pemerintah Provinsi Kalbar dalam menanggulangi bencana karhutla.

Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel mengatakan, bantuan helikopter ini diserahkan dari perwakilan BNPB dan diterima langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar Ansfridus J. Andjoe di Lanud Supadio, Senin (19/8/2024) pagi.

"Sejak hari Minggu kemarin ada 7 unit helikopter yang diserahkan BNPB kepada Pemerintah Provinsi Kalbar yang terdiri dari 4 unit helikopter untuk water bombing dan 3 unit untuk patroli untuk Penanggulangan bencana di Kalbar," kata Ketua Satgas Informasi BPBD Kalbar Daniel di Posko Utama Penanganan Darurat Bencana, Senin (19/8/2024) petang. 

Baca Juga: Teddy-Marjito Siapkan Program Unggulan Perlengkapan Sekolah Gratis untuk Masyarakat OKU

Daniel menuturkan, malam ini dilakukan briefing perdana untuk menentukan rencana kerja besok harinya yang dilaksanakan oleh satgas udara. 

"Bantuan helikopter ini ada yang diperuntukkan untuk patroli dan water bombing, yang mana dalam briefing malam ini juga akan ditentukan penempatan helikopter patroli, terutama di daerah-daerah yang sulit diakses," ucap Daniel. 

Sementara untuk helikopter water bombing, kata Daniel, akan diperuntukkan untuk mengatasi bencana kebakaran hutan lahan (karhutla) terutama di daerah yang rawan karhutla. 

"Helikopter water bombing akan mengikuti di mana ada karhutla berdasarkan laporan patroli yang dilakukan oleh 3 helikopter patroli.," ujar Daniel. 

Baca Juga: Alur Pembuatan Akun SSCASN CPNS 2024, Apa Saja Yang Perlu Di Siapkan

Daniel menjelaskan, status ke 7 helikopter ini hanya pinjam pakai dan semua operasi helikopter ini dibiayai oleh BNPB. Sementara Pemprov Kalbar hanya menggunakannya untuk Penanggulangan bencana.

"Untuk kontrak dan semua operasional yang dibiayai oleh pemerintah pusat, termasuk bahan bakar helikopter. Helikopter ini dipinjam pakai sampai berakhirnya status siaga bencana yang ditetapkan Pemprov Kalbar yaitu sampai 31 Oktober 2024," kata Daniel, menjelaskan. 

Namun jika potensi karhutla masih tinggi, maka status pinjam pakai helikopter ini akan diperpanjang sampai tidak ada lagi karhutla. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sulandra

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X