YOKALBAR NASIONAL - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menilai potensi kerawanan keamanan terhadap penyelenggara pemilihan cukup tinggi. Untuk itu dia meminta dukungan keamanan dalam mengantisipasi intimidasi, ancaman, dan kekerasan berupa verbal hingga fisik.
“Dukungan keamanan yang serius terhadap penyelenggaraan pemilihan, khususnya kepada penyelenggara pemilihan harus segera disiapkan sejak dini,” tutur Bagja pada Rapat Koordinasi Propam Polri di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, Kamis, (26/9/2024).
Selain itu, Bagja berharap kepada kepolisian, sebagai salah satu pemangku kepentingan pengawasan pemilu, untuk menjadikan netralitas aparatur pemerintahan sebagai prioritas.
Baca Juga: Cegah Bullying, TNI Ajak Siswa SDN Pandansari 01 Lumajang Bangun Jiwa Kesetiakawanan
Baca Juga: Bawaslu : Pemilihan 2020 ada 3746 temuan dan 1588 laporan dengan total 5334
Persoalan kemandirian dalam Pemilu 2024, pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu, serta potensi mobilisasi keterlibatan ASN, TNI, dan POLRI dalam pemilihan menjadi catatan penting.
“Integritas diperlukan agar keseluruhan penyelenggaraan pemilu, baik proses pemilu maupun hasil pemilihan dapat dipastikan berlangsung dalam suasana yang penuh dengan keadilan dan kejujuran,” ungkapnya.
Bagja menambahkan, polarisasi masyarakat dan dukungan publik menjadi salah satu isu strategis yang diprediksi akan muncul. Maka, hal itu harus menjadi perhatian untuk menjaga situasi kondusif dan stabil selama tahapan pemilihan. Ia mengingatkan, politisasi SARA, hoaks, dan fitnah potensial digunakan untuk saling menyerang pasangan calon.
”Selain itu, intensitas penggunaan media sosial yang makin meningkat. Jadi, dibutuhkan mitigasi secara khusus untuk mengurangi dampak poltik dan kerawanan yang terjadi dari dinamika politik di dunia digital,” tuturnya.
Artikel Terkait
Cegah Bullying, TNI Ajak Siswa SDN Pandansari 01 Lumajang Bangun Jiwa Kesetiakawanan
Bawaslu Waspadai Kenaikan Tindak Pidana pada Pemilu 2024
Polri Wajibkan Tes Kesehatan Personel Pengamanan Pilkada 2024
Bawaslu : Pemilihan 2020 ada 3746 temuan dan 1588 laporan dengan total 5334
Rahmat Bagja Minta Dukungan Keamanan untuk Penyelenggara Pemilihan